Phinishi Tourism Expo Akan Hadirkan 139 Buyer Dari Berbagai Negara

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

Konferensi pers yang diadakan Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) dalam rangka Phinisi Tourism Expo, di Hotel Myko Makassar, Sabtu (15/7/2017)
Konferensi pers yang diadakan Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) dalam rangka Phinisi Tourism Expo, di Hotel Myko Makassar, Sabtu (15/7/2017)

Online24, Makassar – Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Sulsel, akan menggelar Phinishi Tourism Expo. Acara yang dikemas dengan konsep busines to busines tersebut akan diselenggarakan selama tiga hari yakni dari hari Jumat, 21 hingga Minggu 23 Juli 2017.

Ketua ASPPI DPD Sulsel, M Anshar Asrar, saat konferensi pers mengatakan bahwa acara tersebut adalah DPD Sulsel, langkah yang sudah lama dirancang sejak lama.

“Kami ingin sekali mengadakan kegiatan nasional yang bertaraf internasional. Maka tercetuslah Phinishi Tourism Expo ini. Dalam kegiatan ini, kami akan mempertemukan antara Seller dan Buyer dari negara tetangga. Sejauh ini yang sudah terdaftar ada 29 seller dari lingkup Sulawesi Selatan dan ada 139 Buyer dari perwakilan DPD ASSPI dari seluruh Indonesia dan dari negara tetangganya,” ujar Anshar.

Sementara? itu Ketua Panitia Phinishi Tourism Expo,  Fadly Anatoly, mengatakan bahwa pada malam pertama pihak panitia akan menggelar Gala Dinner di hotel Myko. Para Buyer akan disuguhkan berbagai makanan khas tradisional Nusantara.

“Acara intinya nanti pada tanggal 22 Juli di hotel Clarion, sekalian pertemuan antara Buyer dan Seller, ada juga stand oleh-oleh dan juga kerajinan khas Sulsel. Setelah itu kita akan bawa Buyer ke pulau Cambang- cambang di Pangkep,” kata Fadly.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya memang ingin mempromosikan tempat wisata baru.

“Pada hari ketiga, kami akan mengajak Buyer untuk city tour keliling kota Makassar, sebelum mengantarkan mereka ke Bandara,” pungkasnya.

Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal, yang juga hadir pada konferensi pers tersebut mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan ASPPI. Ia juga menyebut hal tersebut merupakan tonggak sejarah.

“Sektor pariwisata kalau tumbuh dan berkembang baik, maka efeknya akan berdampak baik juga ke sektor yang lain. Saya mewakili pemerintah, sangat tertarik dengan kegiatan ini. Apa yang dilakukan ASPPI sejalan dengan visi kota Makassar yakni pembagunan yang berkelanjutan. Jika sektor pariwisata berkembang, maka pembangunan yang lain juga berkembang,” ungkap pria yang lebih akrab disapa Dengan Ical tersebut.