Unhas Tegaskan Tak Tambah Kuota Jalur Mandiri

Reporter :
Editor : Lucky

Universitas Hasanuddin Makassar
Universitas Hasanuddin Makassar

Online24, Makassar – Kepala Unit Humas dan Protokoler Universitas Hasanuddin, Ishaq Rahmat, angkat bicara terkait kabar yang beredar bahwa Unhas melakukan penambahan kuota untuk jalur mandiri.

“Sehubungan dengan hasil seleksi Jalur Mandiri Unhas 2017 yang telah diumumkan pada tanggal 14 Juli 2017, berkembang opini di masyarakat bahwa seolah-olah Unhas mengadakan penambahan kuota untuk jalur mandiri.  Pandangan ini didasarkan karena terdapat selisih antara jumlah kuota yang telah diumumkan untuk jalur mandiri, yaitu sebesar 1.557 mahasiswa baru (atau 30 persen dari total kuota Unhas untuk tahun 2017, yaitu sebesar 5.295 mahasiswa baru),” ujar Ishaq.

Ia juga mengatakan bahwa pada dasarnya tidak ada penambahan kuota untuk penerimaan mahasiswa baru Unhas tahun 2017, dimana jumlah yang akan diterima secara keseluruhan adalah 5.295 orang.

Ia mengatakan adapun terjadinya “penyesuaian” jumlah kelulusan yang diumumkan bersamaan dengan jalur mandiri, yaitu dari 1.557 mahasiswa baru menjadi 2.171 mahasiswa baru disebabkan oleh beberapa faktor.

“Pada seleksi melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN, Unhas seharusnya menerima sebanyak 3.707 mahasiswa, sebagaimana telah diumumkan kelulusannya pada tanggal 26 April 2017 (untuk SNMPTN) dan tanggal 13 Juni 2017 (untuk SBMPTN). Akan tetapi, dari mahasiswa baru yang dinyatakan lulus tersebut, sebanyak 327 tidak kembali melakukan pendaftaran ulang, sehingga terjadi kekurangan dari kuota yang seharusnya,” ujarnya.

“Kekurangan ini kemudian dipenuhi dengan menambah jumlah mahasiswa yang diseleksi melalui jalur mandiri.  Penambahan jumlah ini tidak berarti penambahan kuota, sebab secara keseluruhan kuota mahasiswa baru Unhas tidak berubah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa berdasarkan asesmen terhadap penerimaan mahasiswa baru melalui Jalur Mandiri pada tahun-tahun sebelumnya, selalu terdapat sekitar 10 persen dari jumlah peserta yang dinyatakan lulus jalur mandiri tetapi tidak mendaftar ulang.  Untuk mengantisipasi hal yang sama, panitia menambah jumlah peserta Jalur Mandiri yang diterima, sehingga ketika terjadi fenomena serupa (yaitu tidak seluruhnya mendaftar kembali), maka kuota mahasiswa baru Unhas dapat tetap dipertahankan dalam batas-batas kewajaran.

Ishaq juga mengatakan,” Sehubungan dengan itu, kami menyampaikan kepada masyarakat bahwa penerimaan mahasiswa baru Unhas tahun 2017 diharapkan akan tetap berada pada rentang kuota keseluruhan yang telah ditetapkan, yaitu sebanyak 5.295 mahasiswa baru. Tidak ada lagi penambahan kuota, baik untuk Jalur Mandiri maupun untuk kuota penerimaan secara keseluruhan.”

Pihaknya juga mengatakan bahwa dalam setiap proses penerimaan mahasiswa baru, pihak Unhas menganut prinsip kehati-hatian yang tinggi dalam menetapkan standar kelulusan.(*)