Tuntut Akreditasi UIT, Ratusan Mahasiswa UIT Duduki Kantor Kopertis IX Wilayah Sulawesi

Reporter :
Editor : Asri Muhammad

Online24, Makassar – Ratusan mahasiswa Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar, menduduki Kantor Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Jalan Bung, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Kamis (20/7/2017) siang.

Kedatangan mereka merupakan lanjutan dari beberapa aksi sebelumnya. Akhmad Hanafi, selaku jenderal lapangan yang ditemui di kantor Kopertis mengaku, aksi tersebut untuk menyelesaikan masalah yang terjadi kampus UIT Makassar.

“Ada 11 tuntutan yang kami bawa. Namun, sampai saat ini tidak ada satupun dari pihak Kopertis yang mau angkat bicara terkait apa yang sebenarnya terjadi di UIT,” kata Hanafi.

Pihaknya pun menduga, ada kongkalikong yang terjadi antara pihak Kopertis Wilayah IX Sulawesi dengan pihak birokrasi UIT Makassar. Pasalnya, Kopertis yang bertugas serta bertanggung jawab untuk mengawasi dan membina perguruan tinggi negeri maupun swasta, hingga saat ini belum bisa menyelesaikan permasalahan yang terjadi di UIT.

“Kopertis itu tempat pengadilan, tapi sampai saat ini pihak Kopertis masih saja membiarkan permasalahan yang ada di UIT, sehingga kami menjustis kalau Kopertis memang sengaja membiarkan permasalahan yang ada di UIT,” jelasnya.

Pihaknya pun berharap, agar pihak Kopertis Wilayah IX Makassar bisa bertindak tegas dan 3 memberikanpada birokrasi UIT.

Setidaknya, ada beberapa tuntutan yang diajukan mahasiswa UIT Makassar. Tuntutan tersebut diantaranya yaitu akreditasi institusi, akreditasi fakultas dan prodi, pembenahan forlap data mahasiswa dosen dan alumni, sarana dan prasarana yang tidak jelas, gaji dosen staf dan cleaning servis yang tidak sesuai dengan UMK, penyesuaian kalender akademik, restrukturalisasi dosen yang tidak linear, pembaharuan kurikulum pendidikan, peningkatan SDM, tidak melakukan transparansi anggaran dan informasi, tidak adanya otonomi khusus pada rektor yang mengelola Universitas, serta adanya pembohongan publik berkaitan dengan brosur yang tersebar tentang struktural rektor yang tidak sesuai fakta di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih mengancam akan terus menduduki kantor Kopertis Wilayah IX Makassar jika semua tuntutan mereka tidak diindahkan oleh pihak kopertis.