Berkat Kebijakan RMS, Giliran Panca Rijang Deklarasi Kecamatan ODF

Reporter :
Editor : ifan Ahmad
Deklarasi Kecamatan ODF
Deklarasi Kecamatan ODF

Online24, Sidrap – Setelah dua kecamatan masing-masing Kecamatan Baranti dan Kecamatan Kulo yang lebih awal mendeklarasikan kecamatan Open Defecation Free (ODF) kini giliran Kecamatan Panca Rijang yang mendeklarasikan kecamatan ODF. Dengan deklarasi itu, Panca Rijang menjadi kecamatan ketiga yang mendeklarasikan kecamatan ODF di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB dr HA Irwansyah, Kamis (27/07/2017). Menurutnya dengan deklarasi itu, Panca Rijang merupakan kecamatan ketiga di Sulsel yang telah mendeklarasikan ODF. Sebelumnya, kata dia, Kecamatan Baranti menjadi kecamatan pertama di Indonesia Timur yang menggelar deklarasi ODF. Sementara Kecamatan Kulo merupakan kecamatan kedua yang menggelar deklarasi ODF ditingkat Kabupaten Sidrap.

“Untuk kecamatan ODF ini kita selalu terdepan, terbukti kita pernah keluar sebagai daerah pertama mendeklarasikan kecamatan ODF untuk wilayah Indonesia Timur,” kata Irwansyah.

Deklarasi kecamatan ODF di Panca Rijang itu, lanjut Irwansyah, dilakukan setelah Kecamatan Baranti menggelar kegiatan yang sama tahun 2015 lalu dan Kecamatan Kulo di akhir tahun 2016.

“Dengan di deklarasikannya di Panca Rijang ini, maka Panca Rijang menjadi kecamatan ketiga mendeklarasikan kecamatan ODF di Sulsel,” tegas Irwansyah.

ODF atau yang lebih dikenal dengan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) lanjut Irwansyah, merupakan salah satu indikator keberhasilan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Untuk mewujudkan STBM itu lanjut dia, setidaknya ada 5 pilar yang harus diupayakan pemerintah dan masyarakat yakni Stop BABS, Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Air Minum dan Makanannya Rumah Tangga, Pengamanan sampah Rumah Tangga dan Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga.

“Acara deklarasi dilaksanakan di Kecamatan Panca Rijang dan dipimpin Camat Panca Rijang, Anwar Lambogo,” kata Irwansyah.

Acara itu dihadiri staf ahli Bupati Sidrap, Amir A Wali, yang dalam kegiatan itu menyerahkan penghargaan kepada camat dan kepala desa selaku Pembina Pokja kecamatan dan desa sehat. “Mereka diberikan pernghargaan atas kesuksesannya mengantarkan desa dan Kecamatan Panca Rijang menjadi Kecamatan ODF,” terang Irwansyah.

Menurut Irwansyah untuk tahun ini Sidrap berencana mendeklarasikan 5 kecamatan yakni Kecamatan Panca Rijang, Maritengngae, Dua Pitue, Watang Sidrenreng dan Tellu Limpoe, 4 kecamatan lainnya menyusul di tahun 2018, sehingga ditargetkan akhir 2018.

Dengan deklarasi 3 kecamatan di Sidrap itu, lanjut mantan Direktur RS Arifin Nu’mang ini merupakan salah satu bentuk keberhasilan Bupati Sidrap dalam mengalokasikan anggaran untuk pembuatan jamban sehat melalui dana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dikembalikan ke desa dan kelurahan.
“Hasilnya pencapaian kecamatan Bebas Buang Air Besar sembarangan (BABS/ODF) dapat dicapai,” pungkasnya.

Sementara Staf Ahli Bupati Sidrap Bidang Kemasyarakatan, Amir A Wali yang hadir dalam acara deklarasi kecamatan ODF itu mengatakan apa yang dilaksanakan hari itu merupakan salah satu upaya memperkuat dan mempermudah budaya hidup bersih dan sehat, mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan, meningkatkan kemampuan masyarakat serta mengimplementasikan komitmen pemerintah untuk mencapai universitas akses, akses air minum dan sanitasi.
“Pemerintah Daerah telah melakukan banyak hal untuk mewujudkan hal itu dan sudah membuahkan hasil salah satunya pilar pertama yakni stop buang air besar sembarangan dimana desa dan kelurahan sudah mencapai ODF,” tandasnya.