Resmi Diluncurkan, JK e-Panrita akan ‘Memata-Matai’ 16 Ribu Guru SMA Sulsel

Reporter :
Editor : Asri Muhammad

Wakil Presiden, Jusuf Kalla (tengah) didampingi Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (kiri) dan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo (kanan) melakukan menekanan tombol saat acara peresmian Gedung JK e-Panrita di Kantor Dinas Pendidikan Sulsel, Makassar, Jumat (28/7/2017).
Wakil Presiden, Jusuf Kalla (tengah) didampingi Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (kiri) dan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo (kanan) melakukan menekanan tombol saat acara peresmian Gedung JK e-Panrita di Kantor Dinas Pendidikan Sulsel, Makassar, Jumat (28/7/2017).

Online24, Makassar – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla telah meresmikan JK e-Panrita Centre di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar, Jumat (28/7/2017).

JK e-panrita adalah aplikasi online yang dibuat oleh Disdik Sulsel dan akan menjadi ‘mata-mata’ bagi 16 ribu guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sulawesi Selatan.

Kadisdik Sulsel Irman Yasin Limpo menjelaskan, jika aplikasi ini dibuat setelah peralihan tanggung jawab terhadap SMA dari Kemendiknas ke Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Setelah peralihan itu, kita memantau 185 SMA. Kita melihat hal utama yang harus dibenahi adalah guru sebagai poros utama pendidikan. Guru dan integrasi data, untuk memperbaiki kendali struktur maka muncullah aplikasi memanfaatkan kemajuan teknologi e-Panrita,” kata Irman.

Sementara terkait penamaan JK, yang tidak lain adalah Jusuf Kalla, dijelaskan adik kandung Syahrul Yasin Limpo, karena melihat Wapres RI sebagai salah satuh tokoh pendidikan di Sulsel.

“Beliau termasuk orang yang sudab lama punya sekolah dan paling banyak sekolahnya. Ada empat. Dan banyak juga sekolah dia inspirasi, salah satunya SMA Tinggimoncong. Banyak sekolah Islam yang terinspirasi dari beliau. Sekolahnya juga berkembang terus, belum lagi beasiswanya. Dia sosok inspirasi dunia pendidikan Sulsel,” ujar Kadisdik menjelaskan.

Ada 8 fitur yang tersedia dari JK e-Panrita yang akan dikontrol dari Kantor Disdik Sulsel. Diantaranya absensi online, e-learning, video cenference, entertainment and news, e-polling, guru (data kependidikan), e-budgetting, dan CCTV sekolah.