Wapres Jusuf Kalla Ingin Makassar Jadi Pusat Pendidikan di Indonesia Timur

Reporter :
Editor : Asri Muhammad
Wakil Presiden, Jusuf Kalla bersama Ibu Mufidah Jusuf Kalla (tengah)  didampingi Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (kedua kanan) berjalan keluar usai acara peresmian Gedung JK e-Panrita di Kantor Dinas Pendidikan Sulsel, Makassar, Jumat (28/7/2017).
Wakil Presiden, Jusuf Kalla bersama Ibu Mufidah Jusuf Kalla (tengah) didampingi Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (kedua kanan) berjalan keluar usai acara peresmian Gedung JK e-Panrita di Kantor Dinas Pendidikan Sulsel, Makassar, Jumat (28/7/2017).

Online24, Makassar – Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla berharap Kota Makassar menjadi pusat pendidikan di Indonesia Timur. Hal tersebut disampaikan JK saat meresmikan peluncuran JK e-Panrita di Kantor Disdik Sulsel, Makassar, Jumat (28/7/2017).

JK menuturkan, dalam sejarah pendidikan Indonesia, salah satu daerah yang pendidikan umumnya terlambat adalah Sulsel. Namun saat ini, menurutnya pendidikan di Sulsel sudah mengalami kemajuan.

“Tahun 20an sudah ada doktor di Manado, orang Jawa juga. Bahkan orang Padang sudah sekolah di luar negeri waktu itu. Tapi sarjana di Sulsel itu tahun 49 baru ada. Di akhir tahun 50an atau Awal 60an cuman ada dua SMA di Sulawesi Selatan. Ada di Parepare dan Maros.”

“Nanti akhir-akhir ini baru meningkat. Pendidikan di Sulsel sudah bagus dimana sudah banyak sekolah. Yang terpenting sekarang bagaimana menjadikan Makassar center pendidikan di Indonesia Timur seperti Malang atau Jogjakarta kalau di Jawa,” ucapnya saat membawa sambutan.

Selain meresmikan peluncuran JK e-Panrita milik Disdik Sulsel, Ketua Umum PMI ini juga meresmikan Gedung Guru Jusuf Kalla. Ia juga mendampingi istrinya Mufidah Jusuf Kalla, meresmikan Taman Bermain Mufidah yang terletak di halaman belakang kantor Disdik Sulsel.