Di Lapas Sekayu, Kamar Mandi Diubah Menjadi Blok Pengamanan Maksimum

Editor : Endhy

foto: ditjenpas.go.id
foto: ditjenpas.go.id

Online24, Sekayu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sekayu melakukan koordinasi dengan Kepolisian Resor (Polres) Muba terkait pengamanan blok hunian dari pengaruh radikalisme. Hasilnya, pihak lapas mengalihfungsikan kamar mandi menjadi blok dengan pengamanan maksimum yang dipantau langsung oleh komandan jaga.

Alih fungsi ini dilakukan agar pengaruh pemikiran radikalisme tidak mempengaruhi Warga Binaan Pemasyarakatan lainnya.

“Penempatan narapidana teroris di blok dengan pengamanan super maksimum dilakukan sementara hingga hasil penelitian kemasyarakatan yang menyimpulkan bahwa yang bersangkutan telah bebas dari radikalisme,” ujar Kepala Lapas (Kalapas) Sekayu, Urib Herunadi, dikuti dari situs Ditjenpas.

Sebelumnya, awal penerimaan narapidana terorisme di Lapas Sekayu dilakukan dengan pendekatan personal langsung oleh Kalapas, Kepala Polres, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Kesimpulan yang didapat adalah narapidana teror masih memiliki kekuatan keyakinan di alam pikirannya.

Selain berkoordinasi dengan Polres Muba, Lapas Sekayu juga melakukan koordinasi dengan Komando Distrik (Kodim) 0401 Muba dan Bupati Musi Banyuasin. Hasil koordinasi tersebut seluruh biaya pembuatan kamar maksimum security tersebut dibiayai oleh Bupati Muba, termasuk untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban dari luar. Ruang pendaftaran kunjungan juga ditambahkan teralis super kokoh.

“Lapas Sekayu akan terus berkoordinasi dengan unsur terkait pada setiap perkembangan narapidana teroris,” janji Urib.