Puluhan Anak Petani Berprestasi di Sidrap Dihadiahi ATK

Reporter :
Editor : Lucky

Sekda Sidrap, Sudirman Bungi didampingi Kapolres Sidrap, perwakilan Pengadilan Negeri, dan manegemen perusahaan pestisida menyerahkan bantuan tas dan ATK pada perwakilan murid SD
Sekda Sidrap, Sudirman Bungi didampingi Kapolres Sidrap, perwakilan Pengadilan Negeri, dan manegemen perusahaan pestisida menyerahkan bantuan tas dan ATK pada perwakilan murid SD

Online24, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidrap menggelar upacara peringatan Hari Anak Nasional tahun 2017 Tingkat Kabupaten di lapangan upacara SKPD, kompleks kantor SKPD Kabupaten Sidrap, Senin (31/7/2017).

Dalam kegiatan itu, perusahan pestisida PT Agricon Indonesia, CV Agro Makassar, dan CV Tani Beru Pratama Makassar memberi hadiah kepada puluhan murid-murid sekolah dasar berprestasi, khususnya anak-anak petani di Kabupaten Sidrap.

“Ini sebagai salah satu bentuk partisipasi kami untuk memajukan dunia pendidikdan di Kabupaten Sidrap. Tadi kami memberikan tas dan alat-alat sekolah pada murid SD, anak petani berprestasi,” ujar Syaharuddin Hadade, Regional Sales Manager Sulawesi, PT Agricon Indonesia.

Pestisida yang dijual ke petani, kata dia, salah satunya merupakan produk Spontan yang didistributiri oleh CV Agro Makassar. Spontan itu, lanjutnya, merupakan insektisida untuk mengendalikan penggerak batang pada tanaman padi.

Sementara untuk di Kabupaten Sidrap, perusahaannya telah lama bekerjasama dengan petani dan pemerintah, serta akan terus menjalin kerjasama di bidang pendidikan khususnya di kalangan masyarakat tani.

“Untuk di Kabupaten Sidrap, kita sumbang pada 80 siswa, sementara untuk di Kabupaten Pinrang sebanyak 70 siswa SD, ┬ádan ke depan kami juga berencana terus akan menyumbang untuk kepentingan dunia pendidikan di Kabupaten Sidrap, seperti pembuatan rumah pintar,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidrap, Nurkanaah, mengaku sangat berterima serta mengapresiasi bantuan yang diberikan tersebut.

“Mudah-mudahan banyak CSR yang masuk ke sekolah. Krena pendidikan sebenarnya bukan hanya tanggung jawab pemerintah namun tanggung jawab bersama,” tandasnya.(*)