Pasokan Melimpah, Deputy CEO Bosowa Semen Nilai Sulsel Belum Butuh Pabrik Semen Baru

Reporter :
Editor : Lucky

Pabrik PT Semen Bosowa di Maros (foto: Ubay)
Pabrik PT Semen Bosowa di Maros (foto: Ubay)

Online24, Makassar – Pasokan semen di wilayah Sulawesi Selatan diklaim masih melimpah. Hal ini diakui oleh Deputy CEO PT Bosowa Semen, Rachmat Kaimudin.

Pasokan semen yang melimpah tersebut diakibatkan antara produksi dan permintaan tidak sebanding. Di Sulsel, permintaan setiap tahun 2,5 juta ton. Sementara dari dua pabrik semen yang ada di Sulsel (Bosowa dan Tonasa), produksi bisa mendekati 10 juta ton per tahun.

“Di pabrik Bosowa Semen Maros sendiri produksi mencapai 4,2 ton juta per tahun, sementara demand di Sulsel itu mencapai 2,5 juta ton. Jadi pasokan memang melimpah, belum lagi pabrik semen milik pemerintah yang produksinya bisa mencapai 5 juta ton per tahun,” kata Rachmat.

“Karena melimpahnya pasokan semen, saya rasa di Sulsel belum membutuhkan pabrik semen baru,” jelas Racmat.

Rachmat menambahkan, tahun ini PT Bosowa Semen menargetkan pertumbuhan sekitar 5-6 persen dari tahun lalu.

“Tahun lalu PT Bosowa Semen mampu menjual 3 juta ton semen. Tahun ini kita harapkan pertumbuhan 5-6 persen,” ujarnya.

PT Bosowa Semen juga sedang menjajaki ekspor ke luar negeri. Negara yang disasar adalah Australia dan negara di Asia Tenggara.

“Saat ini masih penjajakan dan tukaran spek,” ucap lulusan MIT Amerika Serikat ini.(*)