Polres Gowa Bekuk Tiga ABG Pelaku Curas

Editor : Asri Muhammad
Polres Gowa Bekuk Tiga ABG Pelaku Curas

Online24, Sungguminasa – Tiga pria yang masih berusia belasan tahun, yang diduga sebagai pelaku pencurian dan kekerasan (Curas) berhasil diringkus personil Resmob Polres Gowa, Selasa (1/8/2017) dinihari.

Mereka adalah AN alias Pando (18), MA (17), dan MN alias Palli (17). Ketiga warga Kecamatan Biringkanayya Kota Makassar tersebut dibekuk polisi ditiga lokasi yang berbeda.

AN diciduk di rumahnya di sekitar wilayah Bangkala Kecamatan Biringkanayya Kota Makassar, MA di wilayah Polsek Tamalanrea, sementara MN dibekuk di tempat persembunyian di wilayah Kandea Kota Makassar.

“Kita akan tindak tegas seluruh pelaku yang meresahkan masyarakat. Saat ini tiga pelaku sudah kita amankan, tapi satu rekan mereka berinisial AF (16) masih buron,” kata Kasubag Humas Polres Gowa AKP Tambunan.

Tidak hanya itu, bahkan dari tiga pelaku yang diamankan, MN adalah salah satu pelaku yang baru dua bulan lalu bebas dari Lapas Klas I Makassar atas kasus begal di sekitar wilayah Polsek Tamalanrea Makassar.

Selain berhasil diringkus polisi, AN dan MN bahkan harus menahan rasa sakit setelah diterjang timah panas pada kedua kakinya. Lantaran menderita luka tembak pada kaki bagian betis keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Diketahui, MN dkk menjadi incaran polisi sejak masuknya laporan di Polres Gowa, 13 Juli 2017 lalu. Mereka diduga kuat adalah orang yang pernah melakukan pencurian dan kekerasan di sekitar Bundaran Samata.

Pelaku menjelaskan, kata Tambunan, berangkat dari Perumahan Mangga 3 Biringkanayya Kota Makassar, keempat pelaku (1 pelaku DPO) menuju Bundaran Samata di jalan Tn Abdul Razak, mereka mencegat dua orang perempuan yang mengendarai sepeda motor. Lantaran mengancam dengan senjata tajam seperti parang, mereka berhasil menggasak tas korban berisi uang tunai sebesar Rp 30 ribu dan tiga unit handphone.

Beberapa waktu kemudian, tepat 17 Juli 2017, AN bersama rekannya yang belum teridentifikasi identitasnya juga pernah mengambil uang tunai sebesar Rp 500 ribu di jalan Balanak Lorong 2 Kota Makassar. Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk kepentingan pribadi.

Dari hasil penangkapan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit motor Honda Scoopy, satu lembar baju kaos, satu helm, dan sebilah parang yang digunakan pekerjaan untuk mengancam korbannya.

Saat ini, pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Gowa untuk proses hukum lebih lanjut.