Selewengkan Dana LPDB Rp 4 Miliar, Ketua KSP Marriyo Raya Mandiri Ditahan Kejati Sulsel

Editor : Lucky

Ketua koperasi Simpan Pinjam (KSP) Marriyo Raya Mandiri, Muhammad Nur Baharuddin (baju putih), menjalani pemeriksaan di Kejati Sulsel, Kamis (3/8/2017)
Ketua koperasi Simpan Pinjam (KSP) Marriyo Raya Mandiri, Muhammad Nur Baharuddin (baju putih), menjalani pemeriksaan di Kejati Sulsel, Kamis (3/8/2017)

Online24, Makassar – Diduga menyelewengkan dana bergulir Lembaga Pengelola Dana Bergulir di Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDB-KUMKM), Ketua koperasi Simpan Pinjam (KSP) Marriyo Raya Mandiri, Muhammad Nur Baharuddin, ditahan pihak kejaksaan tinggi (Kejati) Sulsel, Kamis (3/8/2017).

Baharuddin ditahan setelah menjalani pemeriksaan sekitar lima jam lamanya.

Kepala seksi penerangan hukum (Kasipenkum) Kejati Sulsel, Salahuddin, mengatakan bahwa penahanan terhadap Baharudin dilakukan berdasarkan adanya surat perintah penahanan nomor: PRINT-459/R.4.5/Fd.1/08/2017.

“Serta karena alasan obyektif dan subyektif yaitu dikhawatirakan tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan alasan karena dikhawatirkan tersangka mengulangi kembali perbuatannya,” ujarnya.

Salahuddin menambahkan dalam kasus ini, tersangka telah meyalahgunakan dana koperasi yang berasal dari LPDB tahun 2011-2013. Dana tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Karena perbuatannya tersebut, negara mengalami kerugian sebesar Rp 4 miliar.

Salahuddin mengatakan, pihaknya juga masih terus melakukan pengembangan dalam kasus tersebut, dan tidak menutuo kemungkinan tersangka akan bertambah.(*)