Hanya Persoalan Bermain Sepak Bola, Pelajar Nyaris Baku Tikam

Reporter :
Editor : Lucky
Sejumlah pelajar diperiksadi Ruang Kanit Binmas Polsek Biringkanaya, Kamis (3/8/2017) (foto : Ade)
Sejumlah pelajar diperiksadi Ruang Kanit Binmas Polsek Biringkanaya, Kamis (3/8/2017) (foto : Ade)

Online24, Makassar – Akibat perkelahian saat bermain sepak bola, sebanyak sembilan pelajar dari Madrasah Ulul Albab, Jalan Dg Ramang, digelandang ke Markas Komando Polsek Biringkanaya, Kamis (3/8/2017).

Guru BK para siswa yang tidak menyebutkan namanya mengatakan kejadian perkelahian tersebut berawal saat mereka sedang bermain sepak bola. Pada saat itu, mereka terlibat perselisihan hingga terjadi perkelahian dan nyaris baku tikam.

“Tadi mereka main bola, tahunya terjadi perkelahian dan sempat didamaikan sebelum Shalat Dzuhur. Saat diarahkan untuk shalat mereka kembali lagi berkelahi,” ungkapnya.

Sementara sedang melakukan shalat, salah satu dari siswa langsung pulang mengambil pisau di rumahnya.

Akibatnya, S yang merupakan salah satu siswa akan ditikam saat berada di atas motornya. Beruntung, ia berhasil menghindar dan menangkap tangan temannya yang beberapa kali berusaha menusuk bagian perut.

“Perutku hampir terkena tikaman, tapi saya tangkis pake tangan, jadi pisaunya kena tanganku. Masih mauka na tikam tapi ada anak-anak datang bantu saya,” ungkapnya.

Mengetahui hal tersebut, kesembilan siswa tersebut dimasukkan ke ruang Kanit Binmas Polsek Biringkanaya. Kapolsek Biringkanaya Kompol Nugraha, mendamaikan para siswa tersebut dengan memberikan wejangan terkait aksi perkelahian yang diakukan.

“Kami telah memberi pencerahan sekaligus mendamaikan mereka agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Mereka akan dikembalikan jika orang tua dan RT/RW mereka datang. Kami akan dibuatkan surat pernyataan,” ungkap Nugraha saat ditemui di Mako Polsek Biringkanaya.

Tidak hanya itu, Nugraha mengatakan bahwa kesembilan siswa tersebut akan dikembalikan jika orang tua, RT/RW datang di Mako Polsek Biringkanaya.

Selain pemanggilan kepada orang tua dan RT/RW, Nugraha juga menyebut akan memberikan informasi pada pihak sekolah. Hal tersebut dilakakukan untuk menyampaikan kelakuan siswa saat berada di luar sekolah.(*)