DPRD Sulsel Sebut Pembangunan Stadion Barombong Masih Butuh Dana Besar

Reporter :
Editor : Lucky
Ketua Komisi E DPRD Sulawesi Selatan, Kadir Halid, meninjau pembangunan Stadion Barombong
Ketua Komisi E DPRD Sulawesi Selatan, Kadir Halid, meninjau pembangunan Stadion Barombong

Online24, Makassar – Pembangunan Stadion Barombong, stadion yang digadang-gadang bakal bertaraf internasional, diakui Ketua Komisi E DPRD Sulawesi Selatan, Kadir Halid, masih butuh dana besar.

Menurut Kadir Halid, dari perencanaan awal dana sebesar Rp 330 miliar tidaklah cukup untuk stadion berstandar AFC dan FIFA itu.

“Kalau mau yang bagus dan standar internasional itu Rp 500 miliar, atau seperti San Siro butuh dana Rp 1 triliun. Tapi kita di Sulsel dengan kapasitas 40 ribu sudah cukup. Sekitar Rp 400 miliar kita butuh,” kata Kadir Halid saat melakukan kunjungan kerja di Stadion Barombong, Kamis (3/8/2017).

Sejauh ini, mega proyek rintisan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, sejak tahun 2011 itu sudah menelan dana Rp 202 miliar. Rinciannya terdiri dari APBD sebesar Rp 150 miliar dan APBN sebesar Rp 42 miliar.

SYL sendiri beberapa waktu lalu mengaku akan merampungkan pembangunan stadion ini sebelum masa jabatannya berakhir.

Di hadapan awak media, Kadir Halid berjanji akan melobi ke Komisi X DPR RI untuk mendapatkan dana tambahan.

“Kita juga minta jangan cuman APBD. Saya sebagai ketua komisi akan melobi ke Komisi X DPR RI agar ada bantuan APBN. Minimal Rp 100 miliar dari APBN dan kita tambah Rp 100 miliar, saya kira sudah cukup untuk menyelesaikan,” janjinya.

Kadir Halid juga mengungkapkan untuk membantu proses penyelesaian pembanguan stadion agar bisa rampung tepat waktu, sudah dikucurkan dana APBD sebesar Rp 95 miliar untuk TA 2017. Ini merupakan kucuran dana terbesar dari APBD Sulsel sejak 2013.

‘’Itu untuk proses penyelesaian tiga tribun yang akan dibangun. Tribun timur, barat dan selatan. Itupun sebenarnya masih belum cukup. Makanya kami akan upayakan untuk melobi ke DPR Pusat agar ada tambahan dari APBN,” ungkap Kadir Halid.

Sementara itu, Kadispora Sulsel Sri Endang Sukarih mengatakan, pembangunan Stadion Barombong baru sampai pada tahap penyelesaian tribun timur dan dinding-dinding stadion.

“Kita belum merampungkan pembangunan fisik, baru pada tahap pembuatan lapangan, penanaman rumput, pembangunan pagar dinding, dan sebagian tribun timur,” jelas Sri Endang di hadapan enam anggota Komisi E yang hadir di pertemuan ini.

Ia berharap awal 2018 seluruh tribun bisa kelihatan fisiknya. “Setelah itu baru bisa mengadakan soft launching. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembangunan di luar fisik. Masalahnya sekarang, kita ingin menyelesaikan sesuai perencanaan. Namun masalah yang kami hadapi saat ini, soal keterbatasan dana,” keluh Sri Endang.(*)