SDN 24 Takalar Disegel, Pihak Dinas Pendidikan Salahkan Kepsek

Reporter :
Editor : Asri Muhammad

proses belajar mengajar SDN 24 Takalar II yang berlangsung di salah satu rumah warga.
proses belajar mengajar SDN 24 Takalar II yang berlangsung di salah satu rumah warga.

Online24, Takalar – Seorang warga menyegel SDN 24 di Kelurahan Takalar Lama, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, lantaran lahan miliknya tempat berdirinya bangunan sekolah tersebut, belum dibebaskan oleh pemerintah setempat.

Akibatnya, proses belajar mengajar di sekolah tersebut terpaksa dipindahkan ke salah satu rumah warga lainnya.

“Sejak ajaran baru ini, sekolah Kami disegel oleh warga yang mengklaim bahwa lahan bangunan belum dibebaskan, proses belajar mengajar sudah dua pekan berlangsung di rumah warga,” kata Kepala Sekolah SDN 24 Takalar Hj Marwiah, Jumat (4/8/2017).

Secara terpisah, Dinas Pendidikan Takalar melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Muhammad Sabir yang dikonfirmasi mengaku, bahwa Dinas Pendidikan tidak mengetahui kasus penyegelan sekolah yang terjadi di SDN 24 tersebut.

“Kita tidak tahu, karena tidak ada laporan yang masuk. Jadi kita tidak bisa melakukan tindakan apa-apa jika tidak ada laporan tertulis dari UPTD. Harus ada laporan tertulis dulu baru kita bisa carikan solusi,” tegas Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Takalar, Muhammad Sabir.

Kabid Dikdas justru menuding, pihak kepala sekolah SDN 24 Takalar yang tidak pro aktif menyelesaikan dan melaporkan permasalahan penyegelan sekolah tersebut.

“Seharusnya itu kepala sekolah yang pro aktif melaporkan kepada kepala UPTD kalau ada masalah, nanti UPTD yang melapor ke kami,” tambahnya.