Eksekusi Moses Terganjal Salinan Putusan Dari MA

Reporter :
Editor : Asri Muhammad
Kasipenkum Kejati, Salahuddin (foto: Ubay)
Kasipenkum Kejati, Salahuddin (foto: Ubay)

Online24, Makassar – Meski Makhkamah Agung memutuskan Anggota DPRD Sulsel Mustagfir Sabri dengan hukuman lima tahun penjara, namun pihak Kejaksaan Tinggi Sulsel tak bisa serta merta melakukan eksekusi.

Menurut Kasipenkum Kejati Sulsel Salahuddin, eksekusi terhadap moses belum bisa dilakukan karena pihaknya belum menerima salinan putusan dari Mahkamah Agung. Dia juga mengatakan, bahwa petikan putusan yang tertera di laman resmi Mahkamah Agung, tak bisa dijadikan dasar untuk melakukan eksekusi.

“Saya cek dulu di JPU nya. Apakah salinan putusan sudah diterima atau belum,” ujarnya.

“Untuk eksekusi kami menunggu salinan putusan dari MA. Data yang ada di web MA tidak bisa dijadikan dasar untuk melakukan esksusi, kami perlu salinan putusan secara utuh,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, Mustagfir Sabry alias Moses, adalah mantan terdakwa kasus korupsi dana bansos sulsel. Pada tahun 2015, ia divonis bebas oleh pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Makassar.
Atas putusan bebas tersebut, jaksa penuntut umum mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Pada tanggal 16 Juni 2016 lalu, MA mengabulkan permohonan kasasi JPU dengan menjatuhkan vonis penjara 5 tahun penjara terhadap Moses.