Mahasiswa Teknik Kimia FTI UMI Raih Juara di MTQMN XV 2017 di Malang

Editor : Lucky

Andi Rina Ayu Astuti dan Fasdilah Ali
Andi Rina Ayu Astuti dan Fasdilah Ali

Online24, Makassar – Mahasiswa Teknik Kimia FTI Universitas Musim Indonesia (UMI), Andi Rina Ayu Astuti dan Fasdilah Ali, meraih juara harapan 1 Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Kandungan Al-Qur’an pada ajang MTQ Mahasiswa Nasional XV 2017 di Malang, Jawa Timur.

Pengumuman tersebut disampaiakan Ketua Dewan Hakim Prof Dr Said Agil Husin Al Munawar, pada penutupan MTQMN XV 2017 di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, Kamis (3/8/2018). Selain itu, satu tim lagi dari UMI juga meraih juara 2 Musabaqah Hifzhil Quran 10 juz yaitu Suprianto.

“Walaupun belum mampu meraih juara 1, namun prestasi mahasiswa teknik kimia FTI UMI sudah membanggakan. Karena ini untuk pertama kalinya ada mahasiswa FTI UMI meraih penghargaan pada ajang nasional di MTQMN,” ungkap Dekan FTI-UMI Makassar, Zakir Sabara, Jumat (4/8/2017).

Apalagi, kata Zakir, tahun ini persaingannya sangat ketat. Perguruan tinggi yang ikut terbanyak dibanding MTQMN sebelumnya.

“Ini awal yang baik. Saya mengapresiasi dan menghargai kerja keras mereka yang sudah berjuang dan telah memberikan yang terbaik buat FTI dan UMI,” tutur Zakir.

Sementara itu, Andi Rina Ayu Astuti mengungkapkan rasa syukurnya atas raihan prestasi ini. “Alhamdulillah, inilah hasil maksimal yang dapat kami persembahkan untuk almamater,” ungkapnya yang diamini oleh Suprianto di sela-sela penutupan MTQMN XV 2017.

“Apa yang kami peroleh sebagai juara harapan 1 sungguh sangat menggembirakan,” tambah Fasdilah Ali. “Dari 50 perguruan tinggi yang lolos Karya Tulis Ilmiah ke final, kami berada diurutan keempat. Ini sungguh luar biasa dan patut kami syukuri.”

Rina dan Fasdilah memaparkan hasil penelitian dengan judul “Pembuatan Sel Surya Berbahan Dasar Zat Warna Buah Buni (Antidesma bunius L.), inspirasi energi terbarukan dari Q. S. An Nur: 35 dan Q.S. Yasin: 80, dapat menambah khazanah ilmu pengetahuan dan dapat bermanfaat manusia.

“Ini membuktikan bahwa Alquran merupakan inspirasi utama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” lanjut Andi Rina Ayu Astuti.(*)