Kasus Pembobolan Brankas PDAM Makassar Dilimpahkan ke Kejari

Editor : ifan Ahmad
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi (tengah) didampingi Dirkrimum Polda Suksel, Kombes Pol Erwin Zatma (kiri) dan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Hasan (kanan) memberikan penjelasan mengenai kasus pembobolan brangkas PDAM Kota Makassar saat konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Makassar, Selasa (1/8/2017).
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi (tengah) didampingi Dirkrimum Polda Suksel, Kombes Pol Erwin Zatma (kiri) dan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Hasan (kanan) memberikan penjelasan mengenai kasus pembobolan brangkas PDAM Kota Makassar saat konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Makassar, Selasa (1/8/2017).

Online24, Makassar – Meski belum berhasil meringkus satu dari empat tersangka pembobolan brankas PDAM Makassar, penyidik Polrestabes Makassar sudah mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kasus pembobolan brankas senilai Rp 1,2 Milyar ke Kejaksaan Negeri Makassar.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Hasan, di Polrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Selasa (8/8/2017).

“Kita sudah kirim SPDP semua tersangka ke Kejaksaan,” singkatnya.

Anwar menyebutkan pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga tersangka yang sudah diciduk terlebih dahulu, sementara satu tersangka lainnya masih buron.

Pembobolan brankas PDAM Makassar bergulir sejak, Selasa (25/7/2017) lalu. Uang senilai Rp 1,2 Milyar yang disimpan dalam brankas raib diambil maling.

Belakangan diketahui pelaku pembobolan berjumlah empat orang tersangka. Mereka adalah Muh Tuanaya (42) warga Maluku Ambon, Muh Irwan alias Iwan (34) warga Kelurahan Pai Kecamatan Biringkanayya Kota Makassar, Asri (28) warga Kelurahan Pai Kecamatan Biringkanayya Kota Makassar, dan Tamma (DPO).

Tiga tersangka diciduk dibeberapa lokasi yang berbeda. Muh Tuanaya dibekuk polisi di kampung halamannya di Maluku Ambon, Senin (31/7/2017). Selang beberapa jam, penyidik melakukan pengembangan dan berhasil meringkus Iwan, sang otak pelaku di kawasan Kecamatan Biringkanayya. Tidak sampai disitu, beberapa hari kemudian, tepat Jumat (4/8/2017) kemarin, Asri di pengemudi mobil berhasil dibekuk di Palu Sulawesi Tengah.