Kejati Dalami Peran Dirut Angkasa Pura di Kasus Lahan Bandara

Reporter :
Editor : ifan Ahmad
Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat, jalan Urip Sumoharjo, Makassar
Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat, jalan Urip Sumoharjo, Makassar

Online24, Makassar – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, memeriksa Dirut PT Angkasa Pura periode 2010-2015, Tomi Sutomo. Tomi diperiksa terkait kasus dugaan korupsi dan Mark up pelebaran lahan bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Kasi Penkum Kejati, Salahuddin, saat dikonfirmasi membenarkan pemeriksaan tersebut.

“Benar, ada mantan pejabat angkasa pura yang diperiksa hari Senin kemarin. Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi,” ujar Salahuddin.

Salahuddin menambahkan, Tomi diperiksa sejak pukul 11.00-18.45 wita. Ia diperiksa karena dianggap mengetahui terkait soal persetujuan pencairan. Ia juga dianggap mengetahui persetujuan perencanaan dalam proyek pembebasan lahan untuk perluasan Bandara Sultan Hasanuddin yang menelan anggaran hingga Rp 512 miliar.

Saat dikonfirmasi lebih jauh, Salahuddin masih enggan menyebut sejauh mana keterlibatan Tomi dalam kasus tersebut.

“Penyidik masih terus bekerja. Saya masih belum bisa mengatakan lebih jauh, karena yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten tindak pidana khusus beberapa waktu lalu sempat mengatakan akan mendalami peran-peran Dirut Angkasa Pura.

“Nanti hasilnya tunggu pemeriksaan. Semua direktur kita akan runut siapa yang terlibat. Bisa direktur lama atau direktur yang baru,” ujar Tugas Utoto, beberapa waktu lalu.

Dalam kasus yang merugikan negara Rp 317 miliar tersebut, Kejati sudah menetapkan sembilan orang tersangka.