Kejari Makassar Temukan Alat Bukti Jerat Tersangka Baru Pungli Pasar Pa’baeng-baeng

Reporter :
Editor : Lucky
Kasi Intel Kejari, Andi Alham
Kasi Intel Kejari, Andi Alham

Online24, Makassar – Usai menetapkan satu tersangka  dalam kasus pungli Pasar Pa’baeng-baeng, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar kembali mendalami kasus tersebut.

Kasus ini kembali didalami berdasarkan fakta persidangan yang telah memutus tersangka kasus tersebut hukuman penjara 3 tahun.

Baru-baru ini, Kejari Makassar, menemukan lima alat bukti baru dalam kasus tersebut.  Kelima barang bukti itu telah disita oleh pihak Kejari Makassar.

“Barang bukti yang ada merupakan barang bukti baru,” ujar Kasi Intel Kejari Makassar, Alham.

Namun Alham enggan menyebut apa saja barang bukti tersebut. Dia mengatakan barang bukti tersebut nantinya akan dijadikan dasar serta petunjuk kuat untuk, menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Meski lima alat bukti tersebut sudah lebih dari cukup untuk menetapkan tersangka baru, namun pihaknya masih berupaya mencari bukti tambahan.

“Kita tinggal mencari lagi serta mengumpulkan bukti tambahan. Sebelum menetapkan calon tersangka di kasus ini,” ungkapnya.

Alham mengatakan pihaknya Alham akan  bekerja secara maksimal dalam menggenjot penanganan kasus ini. Selain itu penyidik juga akan bersikap obyektif serta proporsional dalam menuntaskan kasus ini.

Kasus ini berawal dari saat beberapa bulan lalu  Polda Sulsel melakukan operasi tangkap tangan (OTT)  terhadap kepala pasar Pa’baeng-baeng wilayah timur, atas nama Laesa Andi Manggong. Ia melakukan pungutan dan menjual lods di pasar Pa’baeng-baeng dengan harga Rp 20-30 juta.

Laisa A Mangong telah divonis hukuman 3 tahun penjara oleh majelis hakim pengadilan Tipikor  Makassar. Selain itu Laisa dikenakan denda sebesar Rp 150 juta, subsidair tiga bulan kurungan.(*)