PAN-PPP Tegaskan Sikap Dukungannya ke IYL-Cakka

Editor : ifan Ahmad

Calon Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo (kiri) mendeklarasikan Andi Muzzakar (kanan) yang akan menjadi pasangannya untuk maju pada Pilgub 2018 mendatang saat menggelar deklarasi di Celebes Convetion Centre, Makassar, Sabtu (29/7/2017).
Calon Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo (kiri) mendeklarasikan Andi Muzzakar (kanan) yang akan menjadi pasangannya untuk maju pada Pilgub 2018 mendatang saat menggelar deklarasi di Celebes Convetion Centre, Makassar, Sabtu (29/7/2017).

Online24, Makassar – Kendati Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah memberikan rekomendasi ke pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka). Namun tetap saja ada pihak tertentu yang mencoba mengganggu komitmen dua partai tersebut.

Menyadari hal itu, dua partai berbasis Islam itu kembali mempertegas sikapnya jika tak akan berpaling dari IYL-Cakka. Apalagi, duet ini sudah memenuhi syarat yang diinginkan partainya.

Ketua DPW PPP Sulsel Muhammad Aras, bahkan menegaskan jika partainya sudah mengeluarkan rekomendasi 29 Juli 2017. Sehingga tidak mungkin ditarik atau menerbitkan rekomendasi berbeda ke kandidat lain.

“Jadi bukan lagi surat tugas. Tapi diganti menjadi SK (surat keputusan) rekomendasi. Kami sudah final mengusung pasangan ini,” tegas Aras kepada wartawan, Rabu (09/08/17).

Menurutnya, ada beberapa alasan kenapa harus pasangan yang dikenal komitmen tersebut. Diantaranya, punya pandangan yang sama terhadap garis perjuangan partai, surveinya tinggi, serta rekam jejak yang bagus selama menjadi kepala daerah dua periode.

Dihubungi terpisah, DPP PAN juga menegaskan jika IYL-Cakka adalah jagoan partainya di pilgub Sulsel. Bahkan, rekomendasi berpasangan segera diserahkan setelah sebelumnya hanya rekomendasi untuk kandidat gubernur.

“Sisa menunggu waktu saja (penyerahan rekomendasi berpasangan,” kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto, saat dikonfirmasi wartawan via telepon.

PAN memiliki sembilan kursi di DPRD Sulsel, dan PPP tujuh kursi. Koalisi ini sisa membutuhkan tambahan dua kursi dari partai lain guna mencukupkan syarat mendaftar lewat jalur partai.  (*)