OTT Pungli, Polisi Selidiki ‘Beking’ Pegawai Dinas Tata Ruang Pemkot Makassar

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

Tim Saber Pungli Polrestabes Makassar mengamankan Kepala Seksi Pengawas dan Pengaduan Dinas Tata Ruang Kota Makassar yang menjadi tersangka kasus pungli saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Kamis (10/8/2017).
Tim Saber Pungli Polrestabes Makassar mengamankan Kepala Seksi Pengawas dan Pengaduan Dinas Tata Ruang Kota Makassar yang menjadi tersangka kasus pungli saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Kamis (10/8/2017).

Online24, Makassar – Andi Agung Syaputra (30), Kepala Seksi Pengawasan dan Pengaduan Dinas Tata Ruang Kota Makassar, menambah deretan oknum PNS yang terlibat pungutan liar.

Agung tertangkap saat hendak melakukan transaksi bersama korban berinisial R, membuatnya tidak bisa berkutik. Agung dibekuk polisi di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Kamis (10/8/2017).

Kepada R, Agung berjanji akan memberikan kebijakan terkait perubahan perijinan dari ruko menjadi restoran dan toko dengan imbalan sebesar Rp 15 juta.

“Korban (R) ini dijanjikan akan diberikan kebijakan perijinan jika membayar sebesar Rp 15 juta. Kita tangkap dia bersama barang bukti sebesar Rp 4,5 juta, uang senilai Rp 3 juta merupakan uang yang diberikan korban kepada tersangka didalam amplop,” ungkap Wakapolrestabes Makassar, AKBP Hotman Sirait, saat menggelar rilis di Polrestabes Makassar, Kamis malam.

Sementara terkait adanya keterlibatan oknum yang memiliki jabatan lebih tinggi dibanding tersangka, Hotman belum bisa berkomentar banyak. Pasalnya, tersangka baru dibekuk Tim Saber Pungli Polrestabes Makassar beberapa jam yang lalu.

“Kita lihat bagaimana penyidik Tipikor Polrestabes Makassar menggali lebih dalam lagi. Saat ini kita baru melakukan OTT, dan kita masih melakukan pengembangan lainnya, apakah akan mengembang ke yang lain, kita lihat nanti, tergantung bagaimana proses penyelidikannya,” jelas Hotman.

Terbongkarnya kedok PNS ini saat korban mengadu ke Ombudsman terkait adanya penyelewengan pelayanan publik. Menyikapi hal tersebut, Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan melakukan koordinasi dengan Tim Saber Pungli Polrestabes Makassar untuk melakukan penangkapan. Alhasil, tersangka berhasil diringkus polisi.

Sementara itu, Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Subhan Jhoer, mengatakan tindakan yang dilakukan kali ini tidak lain untuk memberikan efek jera kepada oknum yang menyalahgunakan kekuasaan. Ombudsman bahkan menyebut kalau Dinas Tata Ruang Kota Makassar merupakan salah satu instansi yang marak terjadi pungli.

“Dinas ini paling banyak pengaduannya yang masuk ke Ombudsman, tapi pelapor tidak mau dilakukan OTT. Tapi mungkin kali ini pelapor sudah jenuh sehingga ingin memberikan efek jera kepada oknum terkait, karena disana memang banyak terjadi hal seperti ini,” sambungnya.