Dzikir Bersama BJ Habibie, Taufan Pawe Minta Pesawat

Reporter :
Editor : Asri Muhammad

Online24, Parepare – Mantan Presiden RI ke III  Prof Dr Ing H Baharuddin Jusuf Habibie,  melaksanakan dzikir bersama dengan ribuan warga kota Parepare, di rumah jabatan Wali Kota Parepare,  Kamis  (10/8/2017) malam.

Dzikir bersama warga dengan pemerintah ini sudah menjadi rutinitas yang dilakukan Pemkot Parepare pada malam Jumat,  dan untuk pertama kalinya dihadiri oleh BJ Habibie.

Dalam dzikir bersama yang dipandu oleh tim Yayasan TP Centre ini, nampak BJ Habibie didampingi Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe, bersama unsur muspida yang duduk bersila.

Wali Kota Taufan Pawe melalui sambutanya mengatakan, jika selama 3 tahun 9 bulan 10 hari kepemimpinannya, Parepare kini sangat banyak perubahan, salah satu indikatornya adalah kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp 60 miliar menjadi Rp 140 miliar, dan dana APBD menembus angka Rp 1,1 triliun.

“Kalau melihat Parepare tidak mempunyai cerobong asap atau sumber pendapatan lain,  tapi pihak pemkot mengoptimalkan sumber-sumber PAD yang ada. Dana PAD itulah sehingga infrastruktur pembangunan Parepare hasilnya kelihatan di mata masyarakat secara nyata,” jelasnya.

Selain pembangunan fisik, Pemkot Parepare juga fokus untuk meningkatkan sumber daya manusianya, termasuk pendidikan karakter SDM siswa dan guru mengaji.  Bahkan seluruh imam mesjid dinaikkan umroh sebagai bentuk kepedulian Pemkot Parepare.”Itulah dana PAD yang dinikmati masyarakat sendiri,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Pemkot Parepare juga meningkatkan infrastruktur kesehatan dengan membangun Rumah Sakit Umum Dr Hasri Ainun Habibie, serta menambah fasilitas RSUD Andi Makkasau dengan mendatangkan alat kesehatan dari Jepang, untuk cuci darah (Hemodialisa) yang terbaik di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Taufan meminta kepada BJ Habibie agar pesawat terbang bekas dari PT Dirgantara Indonesia, untuk dijadikan taman edukasi yang dilengkapi fasilitas lainnya sehingga bisa mewujudkan Parepare sebagai kota Habibie.

“Pembangunan ITH (Institute Teknologi Habibie) yang ikut campur tangan pak BJ Habibie segera terwujud, Insya Allah. Ayah anda, B.J Habibie, sudah komunikasi dengan Mmenristek bersama saya,” tuturnya.

Disela-sela dzikir tersebut, BJ  Habibie menyempatkan bercerita mengenai masa-masa sulitnya saat muda, hingga masa suksesnya saat di Jerman dan juga masa kepemimpinannya menjadi Presiden RI ke III bersama istri tercintanya, Hasri Ainun.

Bahkan, Habibie membacakan puisinya dihadapan warga tentang kisah romantis bersama almarhum istrinya.”Itulah kisah romantis dengan istri saya,” tuturnya, sesuasi membaca puisi.

Habibie juga menjelaskan silsilah keturunan keturunannya, dimana ibunya adala orang Jawa dan ayahnya berdarah Bugis Bone-Gorontalo.