Mulai Januari 2018, Tak Punya Kartu BPJS Kesehatan Tak Bisa Naik Haji

Reporter :
Editor : Asri Muhammad

Online24, Makassar – Mulai tanggal 1 Januari 2018 mendatang, Calon Jamaan Haji wajib terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan /JKN KIS K. Peraturan tersebut tertuang pada peraturan kementrian kesehatan (Permenkes).

“Dalam Permenkes no 62 tahun 2016 disebutkan bahwa setiap jamaah haji wajib memiliki jaminan perlindungan kesehatan/asuransi kesehatan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Rahmat Latif, Rabu(16/8/2017), di Asrama Haji Sudiang Embarkasi Makassar.

Secara umum, Rahmat menjelaskan, jika kepesertaan BPJS bagi calon jemaah haji sangat penting untuk keadaan darurat.

“Di Embarkasi ini calon jemaah haji bukan hanya dari Sulawesi Selatan, melainkan ada Sulbar, ada Maluku. Kalau misalkan sakitnya hanya sakit biasa yang bisa ditangani klinik di Embarkasi kita tidak butuh BPJS. Tetapi kalau sakitnya sudah parah, dan butuh rujukan ke RS Wahidin misalkan, nah disitu lah peran BPJS kesehatan, karena BPJS berlaku nasional,” jelas Rahmat.

Sementara itu, Kepala Cabang Utama (KCU) BPJS Makassar Unting Patri Wicaksono Pribadi mengatakan, bahwa pihaknya telah membuka posko BPJS kesehatan di Asrama Haji Embarkasi Makassar.

“Kita membuka posko, kita bergerak aktif mendatangi satu persatu kamar jamaah yang belum terdaftar menajadi peserta BPJS kesehatan. Kami buka sejak hari Sabtu 12/8/2018 kemarin dan hingga hari hari Selasa kemarin sudah ada 85 jamaah calon haji yang mendaftar jadi peserta,” tutur Unting.

Ia menjelaskan, ada kurang lebih 30 persen jamaah calon haji yang belum terdaftar menjadi peserta BPJS kesehatan. Namun ia mengatakan bahwa ada banyak kendala dan tantangan dalam mendaftarkan jamaah calon haji.

“Kita terkendala bahasa, utamanya terhadap jamaah yang dari luar Sulawesi. Karena kebanyakan usia mereka sudah sepuh dan tidak sedikit dari mereka yang tidak mengerti bahasa Indonesia,” ujar Unting.

Untuk itu, pihaknya sekali lagi menghimbau masyarakat khusunya untuk yang akan menunaikan ibadah haji, agar segera mengurus kepesertaan BPJS kesehatan. Sebab tahun depan, calon jemaah haji tidak bisa berangkat ke tanah suci bila tidak memiliki kartu BPJS.