50 Ekor Kambing Peranakan Etawa Akan Didatangkan Untuk Masyarakat Miskin Enrekang

Editor : Fahmi
Ketua Baznas Enrekang, Mursyid Saleh Mallappa
Ketua Baznas Enrekang, Mursyid Saleh Mallappa

Online24, Enrekang – Sebanyak 50 ekor kambing jantan Peranakan Etawa (PE)  didatangkan oleh Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) Enrekang dari Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Menurut Ketua Baznas Enrekang, Mursyid Saleh Mallappa Ada dua alasan yang paling mendasar sehingga pihaknya mendatangkan bibit dari sana.

“Kita sengaja mendatangkan kambing dari luar untuk melakukan perkawinan silang karena hasilnya jauh lebih baik, kita menghindari perkawinan kambing satu saudara karena pertumbuhannya tidak bagus mudah terserang penyakit dan susah berkembang,” kata Mursyid.

Dia menambahkan, kambing jenis Peranakan Etawa tersebut sekaligus akan dijadikan sebagai pendamping. Karena seharusnya Baznas menyediakan 129 pejantan. “Tapi untuk efisien biaya kita ambil 50 ekor saja. Selebihnya diambil kambing lokal. Itu juga sebagai penbanding.  Perkawinan silang antara kambing luar dan kambing lokal kita berharap lahir keturunan yang lebih baik,” jelasnya.

Untuk mendatangkan 50 ekor kambing pejantan, Baznas tidak tanggung-tanggung mengeluarkan anggaran. Untuk sampai di Kabupaten Enrekang harga satu ekor kambing berkisar tiga juta rupiah. Itu berarti Baznas harus mengeluarkan anggaran sebesar 150 juta untuk 50 ekor kambing demi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin di Enrekang.

“Sekarang kambing tersebut sudah dikandangkan ke Kecamatan Cendana, kambing – kambing ini harus diperiksa oleh Dinas Peternakan dulu jika sudah dinyatakan sehat barulah kami bagikan kepada yang berhak menerima,” tutupnya.

[fbcomments]