Di Jepang, Sawah-sawah Ini Dimodel Menyerupai Lukisan

Editor : Endhy

cubebreaker.com
cubebreaker.com

Online24 – Melukis pada selembar kertas atau bidang datar pasti sudah biasa. Namun, ada suatu desa di Jepang yang memiliki lukisan di persawahannya. Desa ini bernama Inakadate dan terletak di Provinsi Aomori. Penduduknya bersama-sama menanam bibit padi di sawah untuk membuat lukisan yang besar tersebut.

Dilansir dari Idntimes.com, pada tahun 1992, wali kota memerintahkan stafnya untuk memikirkan bagaimana cara menarik minat wisatawan berkunjung ke desa tersebut. Akhirnya ide tercetus saat seorang karyawan melihat sebidang sawah di halaman sekolah dasar yang ditanami padi dengan pola bergaris berwarna kuning, ungu dan hijau. Karyawan tersebut kemudian berpikir untuk menanami sawah dengan padi beraneka warna agar tercipta suatu gambar.

Tahun pertama ide tersebut direalisasikan, terbentuklah gambar Gunung Iwaki dengan sebaris aksara Jepang di bawahnya. Aksara Jepang tersebut diartikan dalam bahasa Inggris sebagai “Rice Culture Village Inakadate”. Di tahun pertama, 100 orang ikut andil menanam padi tersebut. Karya pertama ini dianggap masih terlalu sederhana untuk menarik minat wisatawan.

cubebreaker.com

Semakin banyak menghasilkan karya kreatif di ladang sawah.

Setelah 10 tahun, terciptalah gambar Mona Lisa dari hasil menanam padi itu. Setiap tahunnya selalu diadakan kegiatan menanam padi bersama. Dengan berbagai inovasi dan pembaharuan, setiap gambar yang terlihat di sawah tersebut begitu menarik dan kreatif. Warna yang digunakan pun tak hanya hitam dan hijau saja, tetapi semakin banyak warna.

Berbagai gambar yang telah dihasilkan adalah Geisha, Marilyn Monroe, adegan dalam film “Gone with the Wind”, “Star Wars”, serta berbagai lukisan dewa dewi. Untuk menghasilkan gambar-gambar tersebut, penduduk mulai menanam padi pada akhir musim semi dan benih akan tumbuh dari Mei hingga Oktober.

cubebreaker.com

Berkat kreatifitas tersebut, Desa Inakadate ini berhasil mencapai total 340 ribu pengunjung pada tahun 2016. Wisatawan yang berkunjung tak hanya penduduk setempat, tetapi juga dari belahan dunia lainnya.

Keren banget kan desa ini? Butuh waktu berapa lama ya untuk menanam benih padi dengan tepat agar gambarnya pun sempurna? Kamu pingin liat secara langsung gak?