Kopidemo Melakukan Unjuk Rasa Menolak Perppu Ormas dan RUU Kamnas

Reporter :
Editor : Lucky

Kopidemo unjukrasa menolak Perppu Ormas
Kopidemo unjukrasa menolak Perppu Ormas

Online24, Makassar – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Peduli Demokrasi (Kopidemo) melakukan aksi demonstrasi untuk melawan kebangkitan Militerisme di Fly Over, Jalan Urip Sumoharjo, Senin (21/8/2017).

Aksi ini yang dipimpin Jail. Dalam orasinya mengatakan bahwa kebangkitan militer dengan menduduki kursi pemerintahan dapat merusak setiap gerakan yang dilakukan masyarakat untuk mengungkap dan menyelesaikan masalah-masalah HAM di Indonesia.

“Militer tidak hanya mengurusi soal pertahanan negara, mereka juga masuk dalam ruang-ruang sipil. Selain itu, mereka juga mendikte cara bernegara, penafsir tunggal atas pancasila, dan kami anggap mereka juga telah menghambat upaya-upaya penyelesaian kasus HAM,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini draf RUU Keamanan Nasional masih dalam tahap finalisasi draf di Kementerian Pertahanan setelah ditolak oleh DPR dengan alasan revisi beberapa pasal yang bersifat abstrak sehingga dapat disalah gunakan.

“Pada penerapan RUU ini belum memenuhi persyaratan, karena banyaknya kata-kata yang bersifat abstrak. Misalnya, ‘ancaman’, ‘gangguan’, ‘kondusifitas’, ‘pertahanan dan pembangunan. Menurut kami kata-kata itulah yanh tidak jelas alias abstrak,” ungkapnya.

Selain menolak RUU Keamanan Nasional, mereka juga menolak adanya Perppu ormas. Karena ia beranggapan selama ini pasal penodaan agama sebelumnya seperti pasal 156a KUHP dan Pasal 28 ayat 2 UU ITE, kerap dipakai oleh kelompok intoleran untuk mengkriminalisasi kelompok masyarakat agama minoritas.(*)