Proses Akreditasi Seluruh Puskesmas di Lutim Selesai 2018

Editor : ifan Ahmad

Pelayanan kesehatan di Puskesmas
Pelayanan kesehatan di Puskesmas

Online24, Lutim – Setelah sebelumnya puskesmas Kalaena dilakukan survey akreditasi, kini giliran Puskesmas Wawondula di Kecamatan Towuti  sedang dalam penilaian oleh tim surveyor Akreditasi Puskesmas dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Penilaian puskesmas ini berlangsung selama tiga hari sejak 28 hingga 30 Agustus 2017, yang dipimpin oleh Dr.Nengah Sekawati,SKM bersama Dr.Bambang Arya.Mkes dan Dr.Erna Hernanie.

“Puskesmas Wawondula merupakan puskesmas ke sembilan yang telah dilakukan survey akreditasi dari 15 puskesmas yang akan diakreditasi sampai pada tahun 2018” kata Nengah, Senin (28/08/2017).

Menurut Nengah, kedatangannya ke Puskesmas Wawondula ingin melihat secara langsung, bagaimana pelayanan kepada masyarakat. “Kemudian nantinya dinilai untuk mendapatkan akreditasi sesuai standar yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan berdasarkan Permenkes No. 46/ 2015,” jelasnya.

Lanjutnya, “adapun tujuan dari tim surveyor memantau pelayanan di puskesmas secara langsung, kemudian hasil pelayanan di puskesmas di laporkan ke komisi, setelah itu komisi akreditasi yang akan menentukan tingkat kelulusan akreditasinya, apakah masuk kategori madya, utama, atau paripurna,” papar Nengah.

Sedangkan Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, didampingi Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, H. Budiman dan Kepala Puskesmas Wawondula H.Sahmuddin SKM  saat menerima tim Surveyor menyampaikan bahwa hal itu merupakan wujud dari kesungguhan dan komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan baik di tengah-tengah masyarakat.

Irwan berharap survey akreditasi ini dapat menjadi motivasi dan menumbuhkan semangat kerja seluruh petugas medis sehingga pelayanan sesuai dengan standar dalam mencapai mutu pelayanan berkesinambungan dapat dicapai.

“Saya sangat mengapresiasi serta mendorong kelancaran proses pelaksanaan akreditasi ini, karena dengan dilihatnya secara langsung oleh tim surveyor akreditasi maka akan terukur tingkat kesesuaian sistem manajemen pelayanan dan program puskesmas,” tambahnya.

Terakhir, Irwan juga berharap agar seluruh Puskesmas di Luwu Timur bisa terakreditasi sehingga pelayanan kesehatan yang berkualitas dan sesuai standar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (*)