Kemenristek Dikti Visitasi ke Universitas Muslim Maros

Editor : Lucky

Tim dari Kemenristek Dikti RI melakukan visitasi ke Universitas Muslim Maros (Umma)
Tim dari Kemenristek Dikti RI melakukan visitasi ke Universitas Muslim Maros (Umma)

Online24, Maros – Tim dari Kemenristek Dikti RI melakukan visitasi ke Universitas Muslim Maros (Umma). Kehadiran tim itu disambut dengan tarian adat dan diterima Ketua Yayasan Perguruan Islam Maros (Yapim), Dr Ikram Idrus.

Umma merupakan penggabungan tiga sekolah tinggi yang dikelolah Yapim yakni STKIP Yapim, STIEM Yapim, dan STIPER Yapim

Tim dari Kemenristek Dikti sebanyak 7 orang dipimpin Hery Faturrahman serta dari Kopertis Wilayah IX Sulawesi diwakili Kepala Seksi Kelembagaan dan Kerjasama, Nur Qalbi MH.

Hery menegaskan, Kemenristekdikti menerapkan kebijakan pengurangan perguruan tinggi di Indonesia. Jika semua aspek terpenuhi maka pengakuan kehadiran universitas bisa segera terwujud. Dia berharap visitasi ini akan lebih cepat dan hasilnya bisa mewujudkan terwujudnya Umma.

Sementara Nur Qalbi berharap penggabungan tiga PT dalam lingkup Yapim akan menjadi universitas kebanggaan bagi masyarakat Maros dan bangsa Indonesia

Ketua panitia penjemputan Tim Visitasi Kemenristekditik di kampus Umma, Prof Dr Kaharuddin MHum, menegaskan, persyaratan jadi universitas sudah terpenuhi oleh Umma.

“Peluangnya cukup besar menjadi jadi universitas. Tinggal menunggu waktu saja dari Kemenristekdikti, perlu dijaga adalah rasio dosen dan mahasiswa,” katanya.

“Perlu diperhatikan seluruh panitia adalah memenuhi kelengkapan jika tim visitasi menemukan ada kekurangan data pendukung,” tambahnya.

Ketua Tim Pembentukan Umma, Prof Dr Zulkifli Syamsir MM, menegaskan, tim visitasi Kemenristekdikti sangat mengapresiasi terhadap terwujudnya Umma sebab secara administratif memenuhi lima persyaratan utama pendirian universitas.

Disamping itu, kebijakan pemerintah untuk mengurangi perguruan tinggi dipenuhi oleh Umma yakni menggabungkan tiga kampus jadi satu universitas. Fasilitas lahan di kampus 1 seluas 8.000 ha dan kampus II seluas ada 15 Ha, jadi melebihi syarat.

Selama ini, STKIP Yapim mengelola prodi S1 Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris, serta prodi baru S1 Pendidikan Fisika.

Prodi yang dibina STIM Yapim yaitu S1 Manajemen, D3 Manajemen Keuangan dan Perbankan, dan D3 Manajemen Pemasaran. Sedangkan di STIPER Yapim mengelola prodi S1 Agroteknologi dan Agribisnis.

Laporan: Ahdan dan Yahya
dari Maros