Nasib Guru Tenaga Sukarela di Sinjai Menunggu Tanda Tangan SYL

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

Kepala UPT Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan wilayah Kabupaten Sinjai, Mappisau
Kepala UPT Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan wilayah Kabupaten Sinjai, Mappisau

Online24, Sinjai – Terkait tunjangan honor guru tenaga sukarela tingkat SMA di Sinjai yang sudah delapan bulan tidak diterimakan, dikomentari langsung oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan wilayah Kabupaten Sinjai, Mappisau.

Menurutnya, persoalan terkait tunjangan honor bagi guru tenaga sukarela sementara ini dibicarakan dalam rapat yang digelar pada hari ini di Makassar.

“Ini saya lagi rapat dinda di Makassar bersama para kepala sekolah tingkat sekolah menengah atas membicarakan hal ini dengan pihak pemerintah provinsi. SK penetapan guru tenaga sukarela tersebut akan saya upayakan ditandatangani oleh pak Gubernur,” ungkapnya.

Mappisau menjelaskan SK tersebut harus ditantangani oleh Gubernur Sulsel terlebih dahulu, jika tidak, para kepala sekolah akan melakukan pelanggaran jika honor guru tenaga sukarela tersebut dibayarkan.

“Saya tentunya tidak mau jika kepala sekolah saya bermasalah. Untuk itu saya berusaha SK penetapan yang sudah finalisasi ini saya usahakan di tandatangani pak,” tuturnya.

Karena tidak terima tunjangan honor selama delapan bulan, guru tenaga suka rela tingkat Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Sinjai mogok mengajar.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan wilayah Kabupaten Sinjai, Mappisau, menegaskan bahwa memang dari awal tidak ada item untuk pengganjian bagi para guru yang berstatus tenaga sukarela. Namun item untuk tunjangan honor tersebut merupakan kebijakan dari masing-masing kepala sekolah yang pelimpahannya berdasarkan dalam item anggaran dana BOS.

“Dalam item anggaran dana bos tersebut menyebutkan bahwa pembayaran honor bagi guru tenaga sukarela maksimal hanya 15 persen. Itu maksimalnya tidak bisa melampaui,” terang Mappisau saat dikomfirmasi lewat telepon, Selasa (5/9/2017).

Ditambahkannya pembayaran honor bagu guru tenaga sukarela itu tergantung dari kebijakan kepala sekolah masing-masing.

Sementara diketahui, guru tenaga sukarela dari beberapa sekolah tingkat SMA melakukan aksi mogok mengajar, karena sudah delapan bulan tidak menerima honor, Senin (4/9/2017) kemarin.