Robert: Laga PSM Kontra Madura United dan Bali United Jadi Penentu Juara Liga 1

Reporter :
Editor : Asri Muhammad

Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts
Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts

Online24, Makassar – Liga 1 Indonesia tahun 2017, tinggal menyisakan 12 pekan sebelum memasuki akhir musim. Persaingan tim di papan atas klasemen sementara hingga pekan ke-22 semakin ketat.

Penyebabnya, selisih poin di papan atas klasemen sangat tipis. Meski memimpin jalur perburuan gelar liga, Bali United dengan 44 poin hanya unggul satu poin dari Bhayangkara FC dan dua poin dari Persipura Jayapura.

Menguntit di urutan keempat, PSM mengoleksi 39 poin serta Madura United dan Persija berturut-turut dibawahnya dengan poin sama 36. Terpeleset sedikit saja maka akan membuat tim tersebut bisa terlempar dari perebutan tahta.

Juru taktik PSM, Robert Rene Alberts mengungkapkan, jika tim-tim penghuni papan mampu tampil konsisten, penentuan gelar juara kemungkinan bakal terjadi di dua pekan terakhir liga.

Laga yang dimaksud pelatih 62 tahun ini adalah saat PSM berturut-turut menjamu Bali United (pekan ke-33) dan Madura United (pekan penutup) di markasnya, Stadion Andi Mattalatta, awal November 2017.

“Jika kita lakukan pekerjaan dengan bagus. Dua pertandingan kandang terakhir kita di bulan November, melawan Bali dan Madura, itu kemungkinan akan jadi penentu siapa juara liga,” katanya saat ditemui di Stadion Andi Mattalatta, Kamis (7/9/2017) kemarin.

Kendati PSM punya kans menghapuskan puasa gelar juara yang terakhir diraih 17 tahun lalu karena mengantongi laga kandang lebih banyak yakni 7 dibanding 5 tandang. Robert menegaskan jika timnya juga butuh poin dari markas lawan jika menginginkan jadi yang terbaik tahun ini.

Pasalnya, dirinya berkaca dari raihan timnya putaran pertama Liga 1. Catatan apik di kandang dengan raihan 22 poin hasil 7 kali menang dan hanya imbang sekali tak dibarengi dengan raihan poin di kandang lawan. Dari 9 laga away, mereka hanya meraih 6 poin hasil sekali menang, tiga imbang dan lima kalah.

“Kita perlu menilik ke putaran pertama lalu. Yang perlu kita tingkatkan jauh lebih baik adalah laga awaynya kita dan tetap menjaga rekor kemenangan kandang kita,” lanjutnya.

Sehingga kata pelatih asal Belanda ini, mengejar titel juara yang dipesankan manajemen tim Juku Eja butuh kerja keras dan menjaga penampilan konsisten dari pekan ke-pekan.

“Kita tahu targetnya kita seperti apa. Tapi kita lakukan selangkah demi selangkah,” tandas mantan pelatih Arema ini.