Janda Miskin Mengaku Tahun Ini Tidak Lagi Terima Rastra

Reporter :
Editor : Lucky

Kondisi rumah Janda Cekong yang tidak lagi mendapat bantuan raskin dari pemerintah
Kondisi rumah Janda Cekong yang tidak lagi mendapat bantuan raskin dari pemerintah

Online24, Sinjai – Warga miskin di Kabupaten Sinjai sampai hari ternyata belum sepenuhnya mendapat perhatian dari pemerintah. Hal ini pun masih menjadi bahan perbincangan publik.

Hal tersebut dialami oleh Cekong, warga Desa Turungan Baji, Kecamatan Sinjai Barat. Janda ini berstatus miskin dan tinggal seorang diri di rumah yang tidak layak huni, kondisinya sudah reok.

Cekong mengaku heran karena dia sebelumnya masih mendapatkan bantuan Beras Sejahterah (Rastra), namun tahun ini sudah tidak lagi padahal dia juga memiliki kartu miskin.

“Saya kecewa karena tahun ini saya tidak lagi mendapat bantuan beras dari pemerintah. Padahal saya memiliki kartu miskin,” ujarnya saat ditemui awak media, Sabtu (9/9/2017).

Cekong mempertanyakan namanya terhapus dari daftar penerima bantuan beras miskin di daerahnya. Padahal sampai sekarang dia masih memegang kartu miskin yang dibagikan oleh pemerintah.

“Saya heran kenapa nama saya sudah tidak terdaftar lagi di daftar penerima raskin. Kenapa nama saya dihapus?” ungkap Cekong dengan penuh tanda tanya.

Bukan hanya terkait penerimaan beras miskin yang tahun ini tidak lagi didapatkan, Cekong juga mempertanyakan ke pemerintah mengenai bantuan bedah rumah. Dimana sudah kurang lebih satu tahun rumahnya telah didata dan dijanji akan dibedah, namun sampai sekarang juga tidak ada realisasi.

“Seandainya saya bisa, saya akan ke kantor DPRD Sinjai untuk mempertanyakan hak saya sebagai warga miskin ke pemerintah,” harapnya.

Sementara itu, juga salah satu warga Desa Turungan Baji, A Karim, menungkapkan bahwa kalau di desanya tersebut banyak warga miskin yang sudah tidak lagi mendapatkan bantuan dari pemerintah, seperti bantuan raskin.

“Begitu kejadiannya disini, banyak warga miskin yang memegang kartu miskin tapi tidak dapat bantuan lagi. Justru warga yang mampu malah ada yang dapat bantuan,” ungkapnya.

Terkait hal tersebut, Kepala Desa Turungan Baji Agus Ampa yang hendak dikomfirmasi melalui telepon miliknya tidak berhasil, karena sedang berada diluar jangkauan atau tidak aktif.(*)