Iuran IMB Anjlok, Kamri Takalar Duga Dinas PU Korupsi

Reporter :
Editor : Asri Muhammad
Kamri saat berunjuk rasa
Kamri saat berunjuk rasa

Online24, Takalar – Dugaan korupsi atas penyelewengan iuran Izin Mendirikan Bangunan (IMB), yang dikelola oleh Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Takalar, muncul ke publik setelah diketahu jika iuran IMB triwulan III (Juli, Agustus dan September), hanya sebesar Rp 200 juta dengan target pertahunnya senilai Rp 1,2 miliar.

“Tidak masuk akal, iuran IMB triwulan III ini hanya sebesar Rp 200 juta, padahal tahun sebelumnya diposisi seperti ini iuaran IMB berada dikisaran Rp 700 hingga 800 juta, kami khawatirkan Dinas PU korup atau hanya duduk berpangku tangan tidak bekerja mengurus penarikan IMB,” kata mantan Ketua Kamri Takalar, Muhammad Ridwan, Minggu (10/9/2017)

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Takalar, Muhammad Asdar, yang dikonfirmasi terkait anjloknya penarikan iuran IMB 2017 ini, belum bersedia memberi keterangan mendetail akan hal tersebut. Namun dirinya membenarkan jika target penarikan IMB Tahun 2017 sebesar Rp 1,2 miliar.

“Kami belum tau persis sudah berapa iuran penarikan IMB yang diterima, karena bidang yang mengelola IMB belum melaporkan, yang pasti target IMB tahun ini sebesar 1, 2 Miliar,” ucap Muhammad Asdar.