Kejati Periksa Mantan Bos Bank Mandiri Terkait Penyewaan Lahan Buloa

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

Kantor Kejati Sulselbar
Kantor Kejati Sulselbar

Online24, Makassar – Kasus dugaan penyewaan lahan milik negara di kelurahan Buloa memasuki babak baru. Setelah Kejati Sulsel menyeret tiga orang tersangka ke meja hijau, kini Kejati kembali melakukan penyidikan lanjutan terdapat kasus tersebut. Selain menindak lanjuti penyidikan, Kejati juga akan menelisik aliran dana sewa lahan tersebut.

Hari ini Kejati melakukan pemeriksaan terhadap, mantan Kepala Cabang Bank Mandiri Cokroaminoto, Abi Sukmono.

Kasipenkum Kejati, Salahuddin, mengatakan Abi Sukmono diperiksa selaku saksi dalam kasus tesebut.

“Yang bersangkutan diperiksa  menyangkut kepentingan perkara Buloa,” singkat Salahuddin.

Meski tiga tersangka sudah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, namun pihak Kejati sendiri masih belum bisa menelusuri aliran uang pembayaran sewa lahan tersebut.

Kasus ini berawal dari kesepakatan penyewaan lahan negara yang digarap Rusdin dan Jayanti kepada PT PP untuk digunakan sebagai jalan masuk proyek Makassar New Port (MNP). Lahan tersebut disewa PT PP dari Rusdin dan Jayanti sebesar Rp 500 juta per tahun. Pada tahun kedua PT PP merasa hal tersebut tidak benar dan melaporkannya kepada Kejati Sulsel.

Dalam kasus ini Kejati Sulsel telah menetapkan tiga orang tersangka, Ketiganya yaitu, Rusdin, Jayanti dan Asisten Satu Pemkot Makassar, Muh Sabri, tengah menjalani persidangan di PN Tipikor.