Warga Transmigrasi Tanakeke Adukan Nasibnya di Dinas Koperasi dan UMKM Takalar

Reporter :
Editor : Asri Muhammad
Warga Transmigrasi Tanakeke Adukan Nasibnya di Dinas Koperasi dan UMKM Takalar.
Warga Transmigrasi Tanakeke Adukan Nasibnya di Dinas Koperasi dan UMKM Takalar.

Online24, Takalar – Sebanyak 5 Kepala keluarga (KK) yang bertahan hidup sebagai warga transmigrasi di Tanakeke, Kecamatan Mappakasunggu, mendatangi Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Takalar, untuk mengadukan nasib dan kehidupannya sebagai warga transmigrasi yang merasa ditelantarkan oleh Pemerintah pusat.

“Selama kami mendiami Pulau Tanakeke sebagai warga transmigrasi, perubahan nasib yang kami harapkan tidak kunjung Kami dapatkan. Bahkan kami merasa sengaja ditelantarkan, karena sejumlah jaminan hidup yang dijanjikan tidak pernah direalisasikan oleh Kementerian Transmigrasi dan pemerintah daerah,” kata Ayu Suhaesi, salah satu warga transmigrasi, Selasa (12/9/2017).

Ayu, bersama warga transmigrasi lainnya berharap, agar pemerintah pusat dan daerah segera menempuh langkah taktis untuk menyelematkan nasib para warga transmigrasi yang masih tersisa di Pulau Tanakeke.

“Program transmigrasi yang diluncurkan pemerintah pusat tidak berjalan sama sekali, dimana peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan yang merupakan tujuan dari program transmigrasi hanyalah formalitas, karena tidak ada satu pun tujuan dari program itu yang kami rasakan, bahkan terkadang kami kelaparan karena tidak mendapat jaminan hidup,” urai Ayu.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Takalar Achmad Rivai, yang menerima langsung pengaduan warga transmigrasi Tanakeke mengatakan, pihaknya dalam menyikapi kondisi yang tengah dialami oleh warga trans akan mengurai satu persatu keluhan yang dirasakan oleh warga transmigrasi.

“Persoalan yang tengah dialami oleh warga trans memang sangat memprihatinkan, hanya saja mekanisme dan prosedur menangani keluhan mereka memerlukan koordinasi panjang mulai dari pusat hingga pemerintah daerah, meski demikian kami akan mengurai satu persatu keluhan mereka dan melaporkan secepatnya kepucuk pimpinan,” jelas Achmad Rivai