Kejati Sulsel dan Kejari Makassar Bidik Fasum Fasos Bermasalah di Kota Makassar

Reporter :
Editor : Lucky

Kasipenkum Kejati Sulsel, Salahuddin
Kasipenkum Kejati Sulsel, Salahuddin

Online24, Makassar – Kasus dugaan penyalah gunaan Fasilitas Umum (Fasum) Fasilitas Sosial (Fasos) di Kota Makassar ditangani oleh dua intansi penegak hukum, yakni Kejari Makassar dan juga Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel.

Seperti diberitakan beberapa waktu lalu, Kejati Sulsel telah memulai penyelidikan terhadap dugaan penyalahgunaan Fasum Fasos di kota Makasar, dengan memanggil dan memintai keterangan terhadap plt Sekda Makassar, Erwin Hayya.

Menanggapi hal tersebut, Kasipenkum Kejati Sulsel, Salahuddin, mengatakan tidak akan ada tumpang tindih dalam penyelidikan kasus tesebut.

“Kasus ini kan ditangani oleh tim penyidik Kejari, berarti pernah ada laporan masuk di kita. Kalau masalah kasus ini sudah ada di Kejari Makassar nanti kita kroscek lagi. Bagaimana bentuk penanganannya di sana dan apakah objek yang ditangani sama atau tidak,” ujarnya.

Dia menambahkan, jika nantinya ada kesamaan maka pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak Kejari.

“Nanti kita koordinasi bagaimana jalanya. Apakah nanti kita yang suport data ke sana atau data dari sana di setor ke sini. Yang jelas penanganan Fasum Fasos tidak akan tumpang tindih,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejati Makasar, Andi Alham, mengatakan meski Kejati Sulsel dan Kejari Makassar sama-sama menangani Fasum Fasos namun objeknya berbeda.

“Objeknya berbeda kalau kita kan Fasum Fasos yang 454. Tetapi nanti kita kroscek dulu ke Kejati Sulsel. Yang jelas, sampai saat ini Kejari Makassar masih menangani kasus Fasum Fasos kota Makassar,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Kejari Makassar bersama dengan Pemkot Makassar dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompida) membentuk tim terpadu. Tim terpadu berfungsi untuk mengusut ratusan Fasum Fasos yang di duga bermasalah di kota Makassar. (*)