Polisi Temukan Lahan Pembibitan Ganja di Kabupaten Gowa

Editor : ifan Ahmad
Barang bukti berupa tiga kantong besar berisi ganja.
Barang bukti berupa tiga kantong besar berisi ganja.

Online24, Gowa – Kepolisian Resort Gowa (Polres Gowa) berhasil menemukan sebuah lahan yang diduga dijadikan sebagai lokasi pembibitan daun ganja di Kelurahan Lauwa, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, Selasa (12/9/2017).

Lahan tersebut diketahui adalah milik tersangka HSN (32), warga Jalan Pacerakkang, Kecamatan Biringkanayya, Kota Makassar. Saat ditemukan, lahan tersebut sudah dalam keadaan sudah terbakar dan tidak ditemukan adanya pohon ganja.

“Dia (HSN) menanam bibit ganja di dua lokasi yaitu di kebun miliknya di Kabupaten Gowa dan dibelakang rumah tersangka di Makassar. Di rumah tersangka ditemukan satu pohon ganja,” kata Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Tambunan.

HSN sendiri dibekuk Timsus Polres Gowa di Jalan Poros Manuju-Bungaya, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa. Dari hasil penangkapan tersangka, disita barang bukti berupa tiga kantong besar berisi ganja yang disimpan dalam tas ransel berwarna hitam.

Ganja yang masih dalam keadaan basah tersebut disita polisi saat tersangka dalam perjalanan membawa barang haram tersebut dari Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa menuju Kota Makassar.

“Sebagian kecil hasil panen di pasarkan di Kecamatan Biringbulu dengan harga Rp 50 ribu per paket, dan sebagian besar lainnya disebarkan di wilayah Pacerakkang Kota Makassar,” lanjutnya.

Tambunan melanjutkan, menurut pengakuan tersangka HSN, barang haram tersebut tidak dikelolanya sendiri melainkan dibagi ke dua rekannya yaitu LHO (50) dan SHM (50). Bibit yang diberikan tersangka HSN kemudian ditanam disebuah lahan sejauh 5 kilometer dari rumah LHO yang terletak di Ciniayo, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa.

Dari hasil pengakuan tersangka HSN, dilakukan pengembangan sehingga polisi berhasil mengamankan kedua tersangka di Dusun Tamparaya, Desa Towata, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan ribuan bibit ganja yang siap tanam di sebuah lahan milik pria berinisial LHO.