Antisipasi Krisis Air Bersih, PDAM Makassar Pasang Tiga Unit Mesin Pompa Air

Editor : Endhy
Dua orang warga mendorong gerobak berisi jeriken air bersih
Dua orang warga mendorong gerobak berisi jeriken air bersih
Online24, Makassar – Krisis air bersih akibat masuknya musim kemarau sudah mulai dirasakan sebagian masyarakat di Kota Makassar.
Salah satunya adalah masyarakat yang bermukim di wilayah Sultan Abdullah, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
Untuk memenuhi kebutuhannya, masyarakat harus membeli air berih dari tetangga seharga Rp 5 ribu untuk satu gerobak yang beris air sebanyak 150 liter.
Mengantisipasi hal tersebut, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar sudah menyiapkan tiga unit pompa air yang dipasang di Sungai Moncongloe dan disalurkan langsung menuju Kanal Antang dekat SMA 19 Makassar.
“Kita sudah pasang tiga unit pompa air di Sungai Moncongloe. Kita berharap agar air baku di sungai Moncongloe diharapkan bisa menutupi defisit akibat menurunnya volume air di bendungan Lekopancing,” kata Kabag Humas PDAM Makassar, Idris Tahir saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (13/9/2017).
Idris menuturkan saat ini produksi air mengalami penurunan. Dimana produksi normal berkisar 1250 liter per detik, kini hanya mencapai 800 liter per detik. Sehingga beberapa hari terakhir masyarakat wilayah Timur dan Utara mengalami kekurangan air bersih.
Kehadiran tiga unit Pompa air tersebut sudah bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang sudah kekurangan air bersih sekitar 60 persen. Sebab, dua unit pompa air mampu menghasilkan debit air 600 liter per detik, sementara satu unit lainnya mampu bekerja 300 liter per detik.
“Untuk sementara kita tidak bisa alirkan air bersih selama 24 jam karena debit air terbatas. Jadi masyarakat itu bisa menikmati air bersih tergantung dari kondisi daerah pelanggan, ada yang dapat sore, malam, bahkan ada juga yang nanti larut malam baru mengalir,” jelasnya.