Berkedok Jual Jam Tangan, Pria Ini Ternyata Pengedar Narkoba

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

Tersangka kasus pengedaran narkoba saat release di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Makassar, Rabu (13/9/2017). Sebanyak 14 tersangka dan barang bukti 20 gram narkoba jenis sabu berhasil diamankan.
Tersangka kasus pengedaran narkoba saat release di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Makassar, Rabu (13/9/2017). Sebanyak 14 tersangka dan barang bukti 20 gram narkoba jenis sabu berhasil diamankan.

Online24, Makassar – Herman Bin Dg Saleh (34), penjual jam tangan yang kerap lalu lalang di Polrestabes Makassar sejak 2004 lalu, ternyata adalah seorang pengedar narkoba.

Kedok Herman terbongkar setelah Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar bersama Resmob Polda Sulsel melakukan penyisiran dibeberapa lokasi di Kota Makassar.

Herman ditangkap di Bontomanai, Makassar, Selasa (5/9/2017) lalu. Selain Herman, polisi juga membekuk 13 tersangka lainnya.

Ditengah aktivitasnya menjual jam tangan, Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Estetika, mengatakan jika Herman acap kali memantau rekan-rekannya yang tertangkap sabu.

“Dia sering masuk kantor polisi untuk memantau temannya yang masuk kantor polisi, bahkan sampai piket ruangan Satresnarkoba Polrestabes Makassar. Tapi kita masih dalami perannya,” kata Diari,¬†saat menggelar rilis di Polrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Rabu (13/9/2017).

Sementara itu, Herman mengaku jika dirinya tidak pernah mengedarkan barang haram tersebut.

“Saya hanya pakai, tidak jual. Itupun baru tiga kali pakai, teman yang kasih kenal cuma mau coba-coba,” singkat Herman.