132 ASN Sidrap Ikut Workshop Akuntansi Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Aktual

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

Online24, Sidrap – Sekitar 132 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari Kasubag Keuangan, Bendahara penerimaan bagi pengelola PAD, Bendahara Pengeluaran dan operator SIMDA mengikuti workshop akuntansi tentang penyusunan laporan keuangan SKPD berbasis aktual lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Kenari, Kota Parepare, mulai Selasa (12/9/2017) hingga Jumat (15/9/2017).

Ketua Panitia Workshop, Andi Arifuddin, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberi pemahaman dan gambaran tentang sistem akuntansi yang digunakan sebagai dasar untuk memahami teknik jurnal yang akan digunakan. “Kegiatan ini juga untuk memberi pemahaman tentang bagan akun standar yang dikutip dari Permendagri nomor 64 tahun 2013,” kata Arifuddin.

Sementara Asisten Administrasi Umum, Rustan, mengapresiasi kegiatan ini. Sebab hal itu sebagai upaya untuk terus mempertahankan prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terkait pengelolaan keuangan daerah. Karena kata dia meraih WTP itu bukan perkara mudah, tapi merupakan hasil dari perjuangan dan buah dari kegagalan demi kegagalan yang dilalui selama ini.

Namun kata dia, konsep pengelolaan keuangan negara dan daerah dari masa ke masa selalu mengalami transformasi perubahan ke arah yang lebih baik. “Perubahan itu muaranya untuk menciptakan pemerintahan yang lebih baik, bersih, efesien, efektif, akuntabel dan transparan,” lanjut Rustan.

Rustan mengingatkan, bahwa perubahan sistem peraturan pengelolaan keuangan yang begitu cepat harus menjadi perhatian bersama, sehingga bisa tetap sigap dan tanggap dalam melakukan pembenahan dan tetap berkomitmen bekerja dan terus bekerja dengan ikhlas dalam koridor aturan yang ada.

“Makanya saya sangat mengapresiasi kegiatan workshop ini, karena dengan kegiatan ini, kita berharap akan lahir tenaga pengelolaan keuangan yang lebih profesional lagi,” katanya.
Rustan juga berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti workshop dengan penuh kesungguhan agar setelah kegiatan, bisa kembali dengan ilmu yang baru.