Balon Terlibat Dua Kasus Ini, Jangan Harap Ikut Pilgub 2018

Reporter :
Editor : Lucky
Divisi Hukum KPU Sulsel, Khaerul Mannan (tengah) menjelaskan mengenai tata cara pendaftaran Cagub dan Cabagub Sulsel saat sosialisasi di Kantor KPU Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (15/9/2017).
Divisi Hukum KPU Sulsel, Khaerul Mannan (tengah) menjelaskan mengenai tata cara pendaftaran Cagub dan Cabagub Sulsel saat sosialisasi di Kantor KPU Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (15/9/2017).

Online24,Makassar – Anggota KPU Provinsi Sulsel Divisi Hukum, Khaerul Mannan, mengatakan KPU akan menutup pintu untuk bakal calon Gubernur Sulsel yang terlibat kasus bandar narkoba dan kekerasan seksual. Khaerul mengatakan, bakal calon yang terlibat kasus tersebut tidak bisa mencalonkan di Pilgub 2018 mendatang.

Hal itu diungkapkan Khaerul Mannan saat ditemui usai sosialisasi tata cara pencalonan bakal pasangan Calon Perseorangan Pemilihan Gubernur Sulsel 2018 di Kantor KPU Sulsel, Jumat (15/9/2017).

“Di dalam undang-undang, kasus Narkoba dan kekerasan anak itu yang dilarang. Sementara kasus lainnya masih dibolehkan asalkan sudah menjalani masa hukumanya dan mengakui kesalahannya di media massa,” jelasnya.

Selain itu, Khairul juga mengungkapkan bagi calon perserorangan wajib memenui dukungan 75 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) di Sulsel.

“Untuk Sulsel, kalau dihitung ada 480.060 suara yang tersebar minimal di 13 kabupaten/kota dari 24 kabupaten/kota di Sulsel,” tutupnya.(*)