Kabupaten Sidrap Suplai 18 Ribu Ton Beras Keluar Provinsi

Reporter :
Editor : Muhammad Tohir
Kepala Sub Divre Bulog Kabupaten Sidrap, Muhammad Taufik Saat memberikan keterangan Pers, Belum lama ini.
Kepala Sub Divre Bulog Kabupaten Sidrap, Muhammad Taufik Saat memberikan keterangan Pers, Belum lama ini.

Online24,Sidrap-Pemerintah kabupaten sidrap, Sulawesi selatan, terus menjaga dan meningkatkan eksistensinya sebagai daerah lumbung beras, sejumlah program dan kebijakan terus dibuat oleh pemerintah kabupaten sidrap yang kini dinahkodai H.Rusdi Masse, selain insfrastruktur dan penambahan luas lahan disektor pertanian, kini para petani dikabupaten sidrap juga telah menggunakan alat pertanian yang lebih modern. tak heran sektor pertanian tersebut menyumbang angka terbesar yang mengantarkan kabupaten sidrap sebagai kabupaten terkemuka, dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi disulawesi selatan yakni 9,3 persen.

“saya kira kita harus bangga Karena kabupaten sidrap merupakan daerah lumbung beras dan penyangga beras nasional, tahun ini kita akan mengirim beras Bulog Sebanyak 18 ribu ton keluar provinsi,”Ujar Kasub Divre Bulog Sidrap, Muhammad Taufik, Sabtu (16/09/2017).

Sejumlah provinsi itu lanjutnya antara lain, DKI Jakarta, Sumatra, Papua, Ambon dan Aceh, sementara pendistribusian beras kata taufik, dilakukan pihak ketiga dan sudah mulai dikerjakan, beras Bulog itu kata dia nantinya akan disimpan di Bulog masing-masing daerah itu untuk kepentingan nasional, seperti bencana alam, oprasi pasar dan kepentingan sosial lainnya.

“permintaan beras bulog sidrap ini tidak untuk tahun ini saja, tapi akan terus berlanjut, mengingat kapsitas gudang kami 40 ribu ton, nah jika tidak dikeluarkan dampaknya gudang kita akan penuh,” tandas Taufik.