Sinjai Manfaatkan Potensi Lokal Dengan Membuat Produk Olahan

Editor : Muhammad Tohir
Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai, Saat menggelar Pelatihan Pengelolaan Daging Bekerjasama dengan UNHAS, Belum lama ini.
Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai, Saat menggelar Pelatihan Pengelolaan Daging Bekerjasama dengan UNHAS, Belum lama ini.

Online24,Sinjai- potensi ternak unggas di Kabupaten Sinjai,Sulawesi Selatan cukup besar, populasi unggas dikabupaten sinjai, untuk ayam ras yakni 64.632, ayam ras pedaging 82.300 ekor dan 2.007 ekor itik. Untuk memanfaat potensi lokal itu dinas peternakan dan kesehatan hewan, bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) mengembangkan produk olahan daging ayam.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai Drh.Aminuddin Zainuddin, melalui Kepala Seksi Budidaya dan Perbibitan Ternak Non Ruminasia, Rosdiana, Minggu (17/09/2017), mengatakan, Pemkab Sinjai telah mencanangkan pengembangan potensi lokal, termasuk didalamnya pengembangan ayam Ras unggul khas Sinjai yang disebut ‘Akusi’ (Ayam Kampung Unggul Sinjai).

“ini sebagai upaya kami untuk mendorong peningkatan pendapatan, dan kesejahteraan keluarga, hususnya yang berpendapatan rendah, kegiatan ini kami lakukan di beberapa desa yang ada di Kecamatan Sinjai Utara,” ujar Rosdiana.

“ kami bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Hasanuddin melalui IBW Unhas, dan nantinya akan dikembangkan produk olahan berbasis ayam kampung, seperti Nugget ayam dengan beberapa variasi produk, kami juga  telah mensosialisasikan varian tersebut melalui pelatihan,” katanya.

Sementara, ketua pelaksana IBW Unhas, Dr. Hikmah menjelaskan, prinsip-prinsip pengolahan daging ayam.Dimana menurutnya, diperlukan persyaratan bahan baku terutama proses penyiapan dan penanganan daging ayam sebelum digunakan.

“Penggunaan bahan tambahan pangan dan hal-hal penting tekait dengan pengolahan daging, harus sesuai dengan persyaratan ASUH (aman, sehat, utuh dan halal),” tegasnya