Jamaah Haji Kloter 16 Asal Papua Barat Bercitarasa Bugis Makassar

Editor : Lucky

Jamaah Haji Kloter 16 asal Papua Barat (Foto: Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel)
Jamaah Haji Kloter 16 asal Papua Barat (Foto: Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel)

Online24, Makassar – Hari ini, Selasa (19/9/2017), tepat pukul 05.45 Wita, Pesawat Garuda dengan nomor Penerbangan GIA 1308 yang mengangkut Jamaah Haji Kloter 16 asal Provinsi Papua Barat mendarat mulus di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Kloter 16 Debarkasih Makassar ini berisi 453 orang Jamaah Haji, termasuk 5 orang petugas Kloter. Jumlah ini sama seperti saat diberangkatkan pada tanggal 9 Agustus 2017 yang lalu.

Jamaah Haji Kloter 16 ini diterima langsung di Aula 2 Asrama Haji Sudiang Makassar pada pukul 06.30 Wita oleh Muhammad Rasbi selaku PPIH Provinsi Sulsel yang juga Kepala Bidang PAIS Kanwil Kemenag Sulsel.

Dalam sambutannya, mantan Kakankemenag Kabupaten Bulukumba ini menyampaikan agar seluruh jamaah haji yang kembali tiba di Tanah Air bisa memperlihatkan peningkatan kualitas keberagamaannya di tengah masyarakat. Sehingga gelar “Haji Mabrur” tidak hanya sekedar hiasan bibir, tapi lebih kepada sikap dan tingkah laku yang bisa menjadi contoh tauladan bagi orang di sekitarnya.

Sementara itu, Assisten I Setda Provinsi Papua Barat, Musa Kamudi MSi, mewakili Gubernur Papua Barat menyatakan kesyukurannya karena Kloter 16 ini bisa kembali ke Tanah Air dengan jumlah yang utuh seperti saat diberangkatkan.

Musa juga mengapresiasi pelayanan dan kerja keras PPIH Embarkasi/Debarkasi Haji Makassar kepada Jamaah Haji Papua, baik sejak pemberangkatan maupun pemulangan. “Olehnya itu, atas nama pemerintah dan masyarakat Papua mengucapkan terima kasih, semoga ke depannya semakin lebih baik lagi,” ucapnya.

Kloter 16 ini diisi Jamaah Haji yang berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Papua Barat yaitu Kabupaten Fak Fak, Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Kaimana, Kabupaten Maybrat, dan Kabupaten Tambraw.

Meski berasal dari Propinsi Papua Barat, tapi masih kental dengan citarasa Bugis-Makassar. Hal tersebut tampak dari logat, bahasa, dan cara berpakaiannya, ciri khas Jamaah Haji Bugis Makassar.

“Mereka rata-rata perantau dari tanah Bugis Makassar,” ujar KaKanwil Kemenag Provinsi Papua Barat, Pdt Urbanus Rahangmetan MTh.

Sebelum kembali ke Papua, sebagian besar jamaah Kloter 16 ini berkumpul dulu dengan keluarganya di daerah Bugis Makassar. Ada juga masih menginap semalam baik di Asrama Haji maupun di Pondok Madinah dan Wisma Khadijah Sudiang untuk beristirahat dulu dan rencananya akan melanjutkan perjalanana keesokan harinya ke Papua Barat.

Laporan:
Mawardy Siradj
-Pelaksana Subbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Provinsin Sulsel-