Delapan PNS Pemkab Sinjai Non Job, Dua Dipecat

Editor : Fahmi
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Sinjai, Haerani Dahlan.

Online24, Sinjai – Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai yang dipimpin H. Sabirin Yahya selaku Bupati tidak main-main dalam memberikan sangsi tegas kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang lalai akan peraturan tentang kepegawaian sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Berdasar rilis Media Center Sinjai, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur (BKPSDMA) Kabupaten Sinjai, Haerani Dahlan, usai mengikuti sosialisasi Peraturan Pemerintah tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, Selasa (26/9/2017), dia menegaskan bahwa pihaknya atau pun pemerintah daerah tidak main-main menindak PNS yang melanggar PP Nomor 53 Tahun 2010 tersebut.

“Buktinya kita telah memberikan tindakan tegas berupa sangsi berat dengan pemberhentian secara tidak terhormat kepada dua PNS,” ungkapnya.

Tindakan ini kita lakukan, lanjut Haerani menjelaskan, dua PNS tersebut diberhentikan secara tidak terhormat berdasarkan usulan Bupati ke Gubernur Sulawesi selatan, karena telah terbukti melanggar PP Nomor 53 yakni terlibat dalam kasus korupsi.

“Sementara ini juga satu PNS yang telah diusulkan sangsi pemecatan ke gubernur karena terlibat kasus yang sama,” terangnya.

Selain itu, Haerani menambahkan pihaknya juga memberikan sangsi kepada beberapa Pegawai Negeri Sipil berupa sangsi penurunan jabatan (Non Job) serta pelanggaran disiplin lainnya yang juga sementara prosesnya berjalan.

“Sementara ini sebanyak 10 pegawai negeri sipil yang mendapat sangsi, yakni dua PNS dapat sangsi pemecatan dan lainnya sangsi Non Job,” tegasnya.