Hindari Sanksi, Nil Maizar Minta Pemainnya Selebrasi Gol Ala Teletubbies

Reporter :
Editor : Fahmi
Pelatih Semen Padang, Nilmaizar (kanan) memberikan penjelasan  saat konferensi pers jelang pertandingan di Makassar, Minggu (1/10/2017). Semen Padang akan menghadapi tuan rumah PSM Makassar pada laga lanjutan liga 1 Senin (2/10/2017) besok.
Pelatih Semen Padang, Nilmaizar (kanan) memberikan penjelasan saat konferensi pers jelang pertandingan di Makassar, Minggu (1/10/2017). Semen Padang akan menghadapi tuan rumah PSM Makassar pada laga lanjutan liga 1 Senin (2/10/2017) besok.

Online24, Makassar – Pelatih Semen Padang, Nil Maizar, menanggapi sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI kepadanya saat laga kontra Persiba Balikpapan pada 21 September 2017. Pelatih Semen Padang itu dijatuhi denda Rp 20 juta lantaran menunjukkan gesture yang dianggap melecehkan wasit.

Menurut Nil Maizar, harusnya Komdis PSSI memanggil dirinya untuk memberi penjelasan kejadian di lapangan sebelum menjatuhkan sanksi.

“Saya juga heran kenapa dapat sanksi Rp 20 juta. Itu aturannya dimana, regulasinya dimana, sanksinya apa, saya belum mengerti. Kalau memang saya salah, panggil saya.”

“Kita diskusi dengan wasit. Kan refleks bagi saya. Saya tidak pernah mengatakan wasit selama ini dalam tanda kutip menistakan wasit. Tapi kenapa saya disanksi Rp 20 juta.”

“Ada apa ini? Kalau automaticly saya kecewa, saya kecewa. Ketika bola itu tidak offside dibikin offside. Itu kan peraturan nomor 11 peraturan offside di laws of game. Nanti saya share peraturan apa yang offside dan tidak offside di peraturan 11,” papar Nil Maizar di Makassar, Minggu (1/10/2017).

Menurut mantan pelatih Timnas Indonesia ini, wajar ketika ia merespon keputusan wasit karena menilai pemainnya tidak berada pada posisi offside. Ia pun heran hanya karena gara-gara gesture tubuh lantas dirinya di denda, meski tak melontarkan satu kata pun sebagai tanda protes kepada wasit.

“Hanya karena gestur-gestur tubuh saya didenda.┬áTentu kalau orang protes, ada ekspresi. Padahal setelah pertandingan kita diam saja. Tapi kalau di pertandingan kita protes dong kalau keputusan wasit tidak sesuai pandangan kita. Dunia kok begini,” cetusnya.

Nil Maizar juga meminta agar jangan hanya pemain, pelatih, hingga klub yang disanksi, tapi harusnya wasit juga disanksi karena mengeluarkan keputusan yang tidak sesuai aturan. “Jangan pelatih saja yang disanksi, sementara wasit yang tidak benar dalam memimpin dibiarkan saja,” tambahnya.

Bahkan saking kesalnya, pelatih asal Padang ini meminta pemain untuk tidak berekspresi saat mencetak gol. Sama halnya ketika dia disanksi gara-gara berekspresi dengan gestur tubuh akibat kesal dengan keputusan wasit.

“Kalau pemain cetak gol masa mereka hanya diam. Tidak kan? Suruh saja mereka main teletubbies-teletubbies, berpelukan aja kalau pemain cetak gol,” sebut Nil Maizar sambil tertawa kecil.

[fbcomments]