SMP 1 Bulukumba dan SMA 2 Pangkajene Rajai Olimpiade Matematika UIN Makassar

Reporter :
Editor : ifan Ahmad
Penyerahan piala juara Olimpiade Matematika
Penyerahan piala juara Olimpiade Matematika

Online24, Sungguminasa – Tim dari SMP 1 Bulukumba dan SMA 2 Pangkajene berhasil merajai Olimpiade Matematika se Sulawesi Selatan yang diselenggarakan MEC Rakus dan Dewan Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (Dema FTK) UIN Alauddin Makassar, mulai 30 September – 1 Oktober 2017.

Kedua tim dari dua sekolah tersebut berhasil poin tertinggi di kategorinya masing-masing, pada babak final yang digelar di Gedung Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin, Minggu (1/10/2017).

Di kategori SMP dan sederajat, tim dari SMP 1 Bulukumba yang diwakili Pricylia Anggraeni Husain dan Andi Fatwa Pebrianto menyabet juara satu. Menyusul tim MTsN Enrekang yang diisi duet Atiqah Nurzakirah dan Fatimah Sri Anggraini meraih juara kedua serta tim SMPN 1 Alla yang mengutus Annisa Suci Rahmadani dan Juan Nasheka Triandy sebagai juara ketiga.

Sementara di kategori SMA dan sederajat, tim SMA 2 Pangkajene yang diisi Muhammad Anis dan AM Rosyidin menyabet juara satu. Juara kedua diraih tim SMA 7 Wajo yang diperkuat Andi Wina dan Askar Mulawarman. Sedangkan tim dari MA IMMIM, Putra Nur Ahmad Khatim dan Muh Asyrar Syarif harus puas merebut juara ketiga.

“Para juara berhak mendapatkan trofi, piagam, medali, dan tabanas yang telah disiapkan oleh panitia. Selain itu, para juara harapan I, II, dan III juga berhak mendapatlan trofi dan piagam,” kata Ketua Panitia, Aditya Reinaldo.

Sementara itu, Ketua MEC Rakus Makassar, Sitti Hardianti, menyampaikan permohonan maaf jika masih terdapat kekurangan pada olimpiade yang baru pertama kali diselenggarakan organisasinya tersebut.

“Kedepan, kami berharap kegiatan berskala provinsi ini bisa lebih sukses lagi dan kekurangan yang ada bisa diperbaiki. Kita juga berharap, melalui olimpiade ini menjadi cara kami di tingkat bangku perkuliahan memberi sumbangsi terhadap perkembangan pendidikan khususnya di Sulawesi Selatan,” jelas Sitti Hardianti.