Alasan Robert Tarik Keluar Ferdinand di Pertengahan Babak Kedua Kontra Semen Padang

Reporter :
Editor : Fahmi
Ferdinand Sinaga menggiring bola di laga kontra Semen Padang
Ferdinand Sinaga menggiring bola di laga kontra Semen Padang

Online24, Makassar – Raut muka kecewa terpancar dari wajah striker PSM, Ferdinand Sinaga, ketika ditarik keluar di menit 64 laga kontra Semen Padang dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-27 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Senin (2/10/2017) malam.

Padahal striker berusia 29 tahun itu tampil bagus dan berperan dalam dwigol Zulham Zamrun yang dicetak di menit 31 dan 47. Gol pertama Zulham dicetak usai memanfaatkan bola muntah sepakan Ferdinand, serta gol kedua lahir dari assistnya.

Bahkan Juru taktik PSM, Robert Rene Alberts sudah menghabiskan kuota pergantian pemain di menit 80 dengan menarik Marc Anthony Klok dan di menit 84 mengganti Pavel Purishkin.

Padahal timnya sudah unggul 3-0. Apalagi Semen Padang tampil tertekan karena bermain 10 orang sejak menit 62 setelah Cassio Fransisco diusir wasit Djumadi Effendi.

Robert mengatakan jika keputusan itu adalah bagian dari taktiknya. Salah satu alasannya adalah menghindarkan pemainnya terkena sanksi akumulasi kartu. Selain itu, alasan lainnya adalah soal strategi. Namun ia enggan membeberkan strategi apa yang ia maksud.

“Itu alasan taktik, kita tidak mau pemain kita terkena akumulasi kartu dan harus absen di laga penting selanjutnya. Memang terlalu dini kita habiskan kuota pergantian pemain. Kedua, memang ada strategi yang saya lakukan dan itu rahasia,” jelas Robert usai laga.

Kendati demikian, PSM tetap mendominasi laga dan menutup laga dengan keunggulan 4-0 atas tim berjuluk Kabau Sirah. Selain dwigol Zulham, gol pertama dicetak Pavel (’31) dan gol penutup di cetak Hamka Hamzah (’91).

“Rencana yang saya berikan berjalan lancar. Koordinasi antar lini juga berjalan bagus. Sikap mental pemain juga saya puji dan kita tidak kebobolan gol pada laga tadi. Permainan kita jauh di atas lawan,” tambahnya.

[fbcomments]