Tuntut Setya Novanto Dipenjarakan, HMI Cagora Bakar Ban di Depan Kampus UINAM

Editor : Lucky
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya melakukan unjuk rasa di depan Kampus I UIN Alauddin Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Kamis (5/10/2017). Dalam aksi tersebut, mereka meminta agar KPK memeriksa kembali Setya Novanto terkait kasus korupsi e-KTP.
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya melakukan unjuk rasa di depan Kampus I UIN Alauddin Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Kamis (5/10/2017). Dalam aksi tersebut, mereka meminta agar KPK memeriksa kembali Setya Novanto terkait kasus korupsi e-KTP.

Online24, Makassar – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya (Cagora) melakukan aksi bakar ban di depan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Kamis (5/10/2017) sore.

Aksi tersebut merupakan buntut dari putusan hakim tunggal Cepi Iskandar yang mengabulkan permintaan praperadilan Ketua DPR RI, Setya Novanto. Hal ini membuat status tersangka atas kasus mega proyek e-KTP yang disandang Ketua Umum Partai Golkar oleh KPK digugurkan.

Ketua bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP) HMI Cabang Gowa Raya, Ardiansyah, saat ditemui di lokasi aksi meminta kepada KPK untuk mengusut tuntas kasus yang menelan anggaran sebesar Rp 2 triliun lebih.

“Kami meminta kepada KPK untuk mengusut tuntas kasus e-KTP, meminta agar kiranya Setya Novanto dikembalikan di jeruji besi. Karena Setnov sudah jelas dan terbukti sebagai salah satu tersangka terduga kasus korupsi sebanyak Rp 2 triliun lebih,” kata Ardi.

Selain melakukan pembakaran ban ditengah jalan, massa juga menahan truk yang lewat disekitar lokasi aksi untuk dijadikan panggung aspirasi.

Massapun menuntut jika dalam waktu dekat tuntutannya tidak diindahkan. Maka, pihaknya akan menyurat ke PB HMI yang berasal di Jakarta untuk menindaklanjuti kasus tersebut.(*)