Kerugian Kasus Korupsi Lahan Bandara Sultan Hasanuddin Berpotensi Bertambah

Reporter :
Editor : Asri Muhammad

Kantor Kejati Sulselbar
Kantor Kejati Sulselbar

Online24, Makassar – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, hingga saat ini terus melakukan penyidikan kasus mark up dan korupsi perluasan lahan bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Setelah menyeret semua tersangka ke meja hijau, tim penyidik kini tengah membidik tersangka baru. Selain itu, Kejati juga tengah kembali memperhitungkan kerugian negara akibat kasus tesebut.

Kasidik Kejati Sulsel Siti Nur Hidayah, saat dikonfirmasi tentang kemungkinan bertambahnya kerugian negara mengatakan saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan.

“Sementara masih Rp 317 miliar. Nanti kita masih akan kembangkan, pasti kita ada lanjutannya,” ujar Nur Hidayah.

Dalam kasus yang merugikan negara sebesar Rp 317 miliar tersebut, Kejati telah menetapkan 9 orang tersangka. Satu diantaranya yakni Siri Rabiah sudah divonis hukuman 7 tahun penjara. Selain itu juga ada Raba Nur, ia meninggal di lapas klas 1, saat menjalani proses persidangan di PN Tipikor Makassar. Sementara untuk ke tujuh tersangka lainya masih menjalani persidangan.