Target Rampungkan Kasus Takalar Sampai Akhir Tahun, Hingga Kini Kejati Belum Periksa Bupati Takalar

Reporter :
Editor : Lucky
Burhanuddin Baharuddin saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor Makassar.
Burhanuddin Baharuddin saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor Makassar.

Online24, Makassar – Usai menetapkan status tersangka kepada Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin, pada bulan Juli 2017 lalu, hingga saat ini tak satu kalipun Kejati melakukan pemeriksaan terhadap Burhanuddin.

Padahal kasus dugaan penjualan tanah milik negara di Desa Laikang yang digunakan untuk lahan transmigrasi tersebut menjadi salah satu target kasus besar yang akan diselesaikan pada akhir tahun.

Namun, menjelang akhir tahun ini, Kejati belum memeriksa Burhanuddin sebagai tersangka. Padahal pihak Kejati mengaku sudah mendapat ijin dari Kementerian Dalam Negeri (Mendagri).

Asisten tindak pidana khusus (Aspidsus) Kejati, Tugas Utoto, berdalih, pihaknya masih sementara menentukan jadwal pemanggilan untuk pemeriksaan terhadap Burhanuddin Baharuddin.

“Ini kita sedang mengatur jadwal. Yang jelas secepatnya kami akan periksa. Kami juga sudah mendapat surat ijin dari Mendagri,” ujar Tugas.

Selain kasus dugaan penjulan tanah milik negara di takalar, ada empat kasus lainya yang juga menjadi target penyelesaian di akhir tahun.  Yaitu, kasua mark up dan korupsi pengadaan lahan bandara dengan kerugian negara Rp 317 miliar,  kasus dugaan penyewaan lahan Buloa dengan kerugian negara Rp 500 juta,  kasus LPDB-KUMKM dengan kerugian negara Rp 31 miliar, dan kasus TPPU pada diknas pendidikan kabupaten Gowa dengan kerugian negara sebesar Rp 34 miliar.(*)